Masih Tepatkah Beli Emas Sekarang? Ahli Bilang Begini
JAKARTA, investor.id – Head of BSI Institute, Luqyan Tamanni menegaskan bahwa sekarang masih menjadi waktu yang tepat untuk membeli emas. Sebab prospek harga emas ke depan tetap positif.
“Sebenarnya jangan ditunda, sekarang masih menjadi waktu yang tepat. (Porsi investasi) sekitar 10-20%, minimal 10%. Kalau belum tercapai, bisa ditambah,” kata Luqyan kepada investor.id.
Menurut dia, tingginya antusiasme masyarakat untuk investasi emas saat ini bukanlah fenomena FOMO (fear of missing out) atau takut ketinggalan. Adapun lonjakan harga emas didukung oleh permintaan yang tinggi, sementara suplai stabil.
“Jadi, harga emas masih akan naik,” ujarnya.
Permintaan datang dari investor institusi maupun para pengelola dana. Sebab para pengelola dana, misalnya, harus menjaga kepercayaan para investornya di tengah ketidakpastian global saat ini.
Selain itu, bank sentral sejumlah negara juga memborong emas. Begitu juga dengan investor individu yang mencari ‘tempat aman’ guna melindungi nilai portofolio investasinya.
“Hasil survei soal investasi di semua kelompok usia, termasuk Gen Z, nomor satunya adalah emas,” ungkap Luqyan.
Dia pun menyoroti tren investasi emas digital yang terus meningkat. Investasi pada emas digital makin populer karena dapat diakses secara online, fleksibel, dan bisa membeli emas mulai dari nominal kecil.
Data terbaru Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menunjukkan bahwa pada Januari 2025 saja, nilai transaksi emas digital mencapai Rp 5,29 triliun, melesat 195,5% dibandingkan Januari 2024. Volume transaksi mencapai 3,67 ton, naik 3,45% dari bulan sebelumnya.
Sepanjang tahun 2024, total transaksi emas digital senilai Rp 53,3 triliun dengan volume sebanyak 43,9 ton, melonjak masing-masing 556% dan 430% dibandingkan tahun sebelumnya.
Ramalan Harga Emas
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






