Harga CPO Naik, Ditopang Minyak Kedelai dan Potensi Peningkatan Ekspor
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) naik pada Jumat (25/4/2025). Hal itu ditopang penguatan minyak kedelai dan potensi peningkatan ekspor.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Jumat (25/4/2025), kontrak berjangka CPO untuk Mei 2025 naik 4 Ringgit Malaysia menjadi 4.139 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Juni 2025 meningkat 8 Ringgit Malaysia di 4.084 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO Juli 2025 terkerek 21 Ringgit Malaysia menjadi 4.057 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Agustus 2025 menguat 21 Ringgit Malaysia di 4.047 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka CPO September 2025 menguat 19 Ringgit Malaysia menjadi 4.039 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Oktober naik 15 Ringgit Malaysia menjadi 4.029 Ringgit Malaysia per ton.
Dikutip dari Trading View, kenaikan harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives memutus tren penurunan selama tiga pekan berturut-turut. Kenaikan ini dipicu oleh penguatan harga minyak nabati saingan seperti minyak kedelai dan optimisme terhadap permintaan ekspor. Sebab, dalam sepekan, kontrak ini tercatat menguat 2,09%.
Menurut seorang trader berbasis di Kuala Lumpur, reli harga ini dipicu oleh penguatan harga minyak nabati lainnya seperti minyak kedeai di Chicago, yang didorong optimisme terhadap permintaan ekspor dari Amerika Serikat (AS).
Harga Minyak Kedelai
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






