Harga CPO Menguat Lagi, Dipicu Kenaikan Minyak Kedelai
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) ditutup menguat lagi pada Jumat (9/5/2025), reli dua hari beruntun. Penguatan ini dipicu oleh kenaikan harga minyak kedelai dan minyak mentah dunia.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Jumat (9/5/2025), kontrak berjangka CPO untuk Mei 2025 naik 18 Ringgit Malaysia menjadi 3.790 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Juni 2025 terkerek 16 Ringgit Malaysia di 3.813 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO Juli 2025 menguat 13 Ringgit Malaysia menjadi 3.814 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Agustus 2025 meningkat 7 Ringgit Malaysia di 3.827 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka CPO September 2025 terkerek 4 Ringgit Malaysia menjadi 3.837 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Oktober naik 7 Ringgit Malaysia menjadi 3.853 Ringgit Malaysia per ton.
Dikutip dari Bernama, pedagang minyak sawit David Ng mengatakan, pelemahan nilai tukar ringgit juga menjadi salah satu faktor positif yang mendukung kenaikan harga dalam jangka pendek.
“Kami melihat harga CPO berada di support 3.750 Ringgit Malaysia per ton dan resistance 3.950 Ringgit Malaysia per ton,” ujar David Ng.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






