Jumat, 15 Mei 2026

Harga Batu Bara Tertekan Penurunan Data Impor China

Penulis : Indah Handayani
10 Mei 2025 | 08:54 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga batu bara
Ilustrasi harga batu bara

Sementara itu, produksi batu bara dalam negeri mencapai rekor tertinggi pada Maret dengan 440,58 juta ton.

Impor batu bara China pada April 2024 juga sempat melonjak akibat serangkaian kecelakaan tambang mematikan di Shanxi yang memaksa penutupan tambang untuk inspeksi, sehingga menekan produksi domestik.

Sepanjang empat bulan pertama 2025, total impor batu bara China tercatat 152,67 juta ton, turun 5,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 161,15 juta ton.

ADVERTISEMENT

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 30 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia