Harga Batu Bara Tertekan Penurunan Data Impor China
JAKARTA, investor.id – Harga batu bara mayoritas melemah pada Jumat (9/5/2025). Hal itu karena tertekan data impor batu bara China yang turun hingga 16%.
Harga batu bara Newcastle untuk Mei 2025 naik US$ 0,4 menjadi US$ 98,9 per ton. Sedangkan Juni 2025 turun US$ 0,05 menjadi US$ 103,95 per ton. Sementara itu, Juli 2025 terkoreksi US$ 0,2 menjadi US$ 106,5 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Mei 2025 turun US$ 0,7 menjadi US$ 96,05. Sedangkan, Juni 2025 anjlok US$ 1,35 menjadi US$ 97,45. Sedangkan pada Juli 2025 jatuh US$ 1,15 menjadi US$ 97,4.
Dikutip dari Trading View, impor batu bara China tercatat turun 16% secara tahunan pada April 2025, menurut data Bea Cukai yang dirilis Jumat (9/5/2025). Penurunan ini terjadi karena harga batu bara dalam negeri yang lebih murah membuat impor menjadi kurang menguntungkan.
Data menunjukkan, volume impor batu bara China bulan April mencapai 37,83 juta ton, turun dari 45,25 juta ton pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini menandai bulan kedua berturut-turut impor batu bara China mengalami penurunan secara tahunan, setelah sebelumnya mencatatkan kenaikan setiap bulan sejak November 2022 (kecuali Januari dan Februari yang dipengaruhi libur Imlek).
Harga batu bara domestik berada di level terendah dalam empat tahun, sehingga mengurangi margin keuntungan untuk batu bara impor. Menurut indeks harga batu bara termal Bohai-Rim Bay, harga batu bara domestik dengan kalori 5.500 Kcal/kg tercatat 648 yuan (US$ 89,55) per ton per 8 Mei, terendah sejak Maret 2021 dan turun dari 676 yuan sebulan sebelumnya.
Produksi China
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






