Wall Street Terkoreksi, Saham Teknologi Kehabisan Tenaga
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street terkoreksi pada Selasa (20/5/2025). Setelah reli yang dipimpin oleh saham teknologi mulai kehabisan tenaga. Bahkan, S&P 500 mengakhiri tren kenaikan selama enam hari berturut-turut.
Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 turun 0,39% dan ditutup di level 5.940,46. Sementara itu, Nasdaq Composite melemah 0,38% ke posisi 19.142,71. Sedangkan Dow Jones Industrial Average juga terkoreksi sebanyak 114,83 poin (0,27%), menutup perdagangan di angka 42.677,24.
Penurunan ini didorong oleh aksi jual saham-saham teknologi yang selama enam hari terakhir menjadi motor penggerak reli pasar. Sektor teknologi turun 0,5%. Saham Nvidia melemah 0,9%, diikuti penurunan harga saham Advanced Micro Devices, Meta Platforms, Apple, dan Microsoft.
Penurunan S&P 500 menandai berakhirnya tren kenaikannya. Meskipun kenaikan pada Senin (19/5/2025) relatif kecil, namun tetap menambah laju pemulihan pasar yang cepat dan tajam selama lima pekan terakhir.
S&P 500 telah naik lebih dari 20% sejak menyentuh titik terendah pada April lalu, terdorong oleh pengumuman tarif Presiden Donald Trump. Saat ini, indeks ini masih sekitar 3% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa.
Direktur Investasi di US Bank Wealth Management Bill Northey menjelaskan, sentimen pasar saat ini masih terombang-ambing antara optimisme dan ketidakpastian.
“Faktor terbesar saat ini adalah fluktuasi yang terkait dengan pengenaan tarif, reli cepat yang terjadi setelah de-eskalasi tarif tersebut, dan sekarang kita menunggu kejelasan karena banyak negosiasi masih berlangsung,” ujarnya.
Pernyataan Elon Musk
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






