Saham ADRO Terus-terusan Diserok
JAKARTA, investor.id - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) terus-terus melakukan aksi pembelian kembali alias buyback saham perseroan.
Hal tersebut dapat dilihat dari data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Per 2 Juli 2025, Alamtri Resources Indonesia menggenggam 1.623.753.500 (5,28%) saham.
Jumlah itu meningkat 9.357.500 saham dibandingkan per 1 Juli 2025 yang sebanyak 1.614.396.000 (5,25%) saham.
Saham-saham tersebut merupakan saham treasury hasil aksi buyback saham.
Adapun pada perdagangan Jumat (4/7/2025), sekitar pukul 09.31 WIB, saham ADRO ada di Rp 1.755 (-0,28%). Dalam sebulan, saham ini jatuh sekitar 16%. Dan melorot 38% untuk satu tahun terakhir.
Sebagaimana diberitakan, Alamtri Resources Indonesia (ADRO) sudah menyampaikan laporan perkembangan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) per 30 Juni 2025.
Di situ, perseroan mengungkap hasil buyback alias serok saham berdasarkan rapat umum pemegang saham (RUPS) 15 Mei 2024. Di mana periode buyback saham ini berakhir pada 16 Mei 2025. Harga rata-rata pembelian kembali saham periode tersebut Rp 1.984 per saham. Dan jumlah saham yang wajib dialihkan kembali sebanyak 1.368.976.500 saham. Total nilainya Rp 2,71 triliun.
“Perseroan akan melakukan pengalihan kembali saham dengan cara pengurangan modal sesuai dengan ketentuan Pasal 44 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas berikut setiap perubahannya & Pasal 21 juncto Pasal 22 POJK 29 tahun 2023. Jumlah saham yang akan dialihkan sejumlah 1.368.976.500 saham atau mewakili 4,45%,” jelas Direktur Alamtri Resources, Lany Djuwita dalam keterbukaan informasi.
Buyback Lagi Rp 4 T
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





