Saham ADRO Terus-terusan Diserok
Selain itu, ADRO melakukan buyback periode 15 Mei 2025 sampai 2 Juni 2025. Harga rata-rata pembelian kembali saham Rp 2.066. Dengan jumlah saham yang wajib dialihkan kembali sebanyak 33 juta saham. Total nilai realisasi buyback ini Rp 68,17 miliar.
“Sampai dengan tanggal 30 Juni 2025 perseroan belum melakukan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali berdasarkan POJK 13 tahun 2023,” sebut Lany.
Selanjutnya, ADRO juga tengah memasuki periode buyback saham sejak RUPS tanggal 2 Juni 2025 dan akan berakhir pada 3 Juni 2026. Sampai dengan 30 Juni 2025, jumlah saham yang wajib dialihkan kembali (hasil buyback saham) sejumlah 221.700.000 saham. Harga rata-rata buyback Rp 1.919/saham, sehingga nilai keseluruhannya Rp 425,44 miliar.
“Sampai dengan tanggal 30 Juni 2025, perseroan belum memasuki periode pengalihan kembali sehingga perseroan belum melakukan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali,” sambung Lany.
Sebagaimana diketahui, dalam RUPS 2 Juni 2025, ADRO memperoleh persetujuan melakukan aksi buyback dengan dana sampai dengan Rp 4 triliun.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





