Jumat, 15 Mei 2026

Arah IHSG plus Cara Petik Cuan dari BMRI hingga TLKM

Penulis : Jauhari Mahardhika
13 Jul 2025 | 20:07 WIB
BAGIKAN
Investor memperhatikan layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Investor memperhatikan layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan ke level 7.085 pada awal pekan. Pada perdagangan Senin (14/7/2025), pemodal bisa fokus pada beberapa saham, mulai dari BMRI hingga TLKM.

Adapun batas atas (resistance) IHSG ditaksir berada di level 7.090, pivot di 7.050, dan batas bawah (support) di 7.000. Pada perdagangan Jumat (11/7/2025), IHSG ditutup menguat 42,06 poin (0,6%) ke level 7.047,4.

Penguatan IHSG antara lain didorong oleh rebound lanjutan saham-saham big banks menjelang RDG Bank Indonesia, yang berpotensi menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,25%.

ADVERTISEMENT

Secara teknikal, MACD membentuk golden cross dengan histogram di area positif dan bolinger bands terindikasi mulai menyempit. Namun, indikator stochastic RSI mendekati area jenuh beli (overbought).

“Meski demikian, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menguji level MA200 di 7.085,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (13/7/2025).

Secara sentimen, terutama dari luar negeri, pertumbuhan ekonomi Inggris pada Mei 2025 kontraksi sebesar 0,1% mom dari kontraksi 0,3% mom pada April 2025. Penurunan selama dua bulan berturut-turut itu meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi Inggris pada kuartal II-2025 mengalami kontraksi.

Hal tersebut mendorong pelemahan poundsterling terhadap dolar AS pada Jumat (11/7). Pelemahan ekonomi Inggris meningkatkan potensi penurunan suku bunga acuan Bank of England pada Agustus mendatang.

Di sisi lain, kekhawatiran terhadap risiko perlambatan ekonomi global – setelah Trump mengumumkan tarif 35% untuk Kanada dan tarif 50% untuk impor tembaga – mendorong pelemahan indeks saham di bursa Eropa.

BMRI hingga TLKM 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 30 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia