Jumat, 15 Mei 2026

Penjualan Saraswanti Indoland (SWID) Melonjak 270% di Kuartal II

Penulis : Indah Handayani
29 Jul 2025 | 08:43 WIB
BAGIKAN
PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID)
Sumebr; Perseroan
PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) Sumebr; Perseroan

SLEMAN, investor.id – PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) mencatatkan lonjakan penjualan hingga 270% pada kuartal II-2025 dibandingkan kuartal sebelumnya. Capaian ini menjadi sinyal positif di tengah dinamika sektor properti yang masih penuh tantangan.

Direktur Utama Saraswanti Indoland Development (SWID) Bogat Agus Riyono menyebut, kinerja cemerlang ini bukan sekadar pertumbuhan musiman, melainkan tonggak awal menuju kestabilan jangka panjang.

“Kami memandang kuartal kedua ini sebagai titik kestabilan baru. Seluruh aspek, operasional, manajerial, hingga strategi pasar, mulai berjalan harmonis,” ujar Bogat dalam keterangan resmi, Selasa (29/7/2025).

ADVERTISEMENT

Dengan pencapaian tersebut, Bogat menambahkan, perseroan optimistis tren pertumbuhan akan berlanjut hingga akhir tahun. Apalagi, penjualan unit apartemen diperkirakan terus meningkat seiring ketersediaan unit siap huni dan dorongan kebijakan seperti penurunan suku bunga kredit serta insentif PPN DTP yang diperpanjang sampai Desember 2025.

Tak hanya dari apartemen, lanjut dia, SWID juga melihat potensi besar dari segmen properti komersial, terutama sektor perhotelan. Perseroan berharap kontribusi pendapatan berulang (recurring income) dari lini hotel bisa menjadi sumber kas yang stabil dan menopang pertumbuhan jangka panjang.

Dari sisi keuangan, Bogat menambahkan, ekuitas SWID tercatat naik dari Rp239 miliar menjadi Rp252 miliar pada akhir kuartal II. Peningkatan ini mencerminkan penguatan fundamental dan semakin tumbuhnya kepercayaan pemegang saham terhadap prospek bisnis SWID.

“Dengan struktur portofolio yang makin sehat dan strategi adaptif terhadap siklus ekonomi, SWID menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutupnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 16 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 48 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 59 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia