Harga Emas Bangkit Saat Negosiasi AS-China Mandek
NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia bangkit pada perdagangan Selasa (29/7/2025), setelah melemah dalam empat hari sebelumnya. Kenaikkan itu terjadi di saat pembicaraan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China mandek.
Dikutip dari CNBC internasional, kenaikan harga emas juga terjadi menjelang pengumuman hasil keputusan suku bunga The Fed pada Rabu (30/7/2025).
Baca Juga:
Harga Emas Katanya Bisa SeginiHarga emas menguat 0,36% ke level US$ 3.326,52 per troi ons. Sehari sebelumnya, harga sempat menyentuh level terendah sejak 9 Juli, setelah kesepakatan dagang antara AS dan Uni Eropa meredakan permintaan aset safe haven.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup menguat 0,4% ke level US$ 3.324.
Kedua negara ekonomi terbesar dunia, AS dan China, sepakat mendorong kelanjutan penghentian sementara tarif timbal balik. Hal ini disampaikan oleh Li Chenggang, negosiator utama China, setelah perundingan bilateral di Stockholm.
Meski kesepakatan AS dengan Uni Eropa dan Jepang memberikan sedikit ketenangan pasar, analis menilai negosiasi dengan China jauh lebih kompleks dan berlarut.
“Risiko gagalnya pembicaraan tetap ada, sehingga sebagian investor memilih tetap memiliki eksposur pada aset safe haven seperti emas,” ujar analis pasar di City Index dan FOREX.com Fawad Razaqzada.
Pertemuan The Fed
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






