5 Saham Meledak Mentok ARA Saat IHSG Drop
JAKARTA, investor.id – Sebanyak lima saham meledak hingga mentok batas auto rejection atas (ARA) saat Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup jatuh pada perdagangan Senin (4/8/2025). Saham-saham tersebut masuk top gainers, salah satunya COIN.
Berdasarkan data IDX, IHSG jatuh sebesar 73,1 poin (0,97%) ke level 7.464,64. Ini membalikan penguatan yang terjadi pada perdagangan akhir pekan lalu.
Baca Juga:
IHSG Tertekan Pengumuman IniTercatat sebanyak 325 saham terpantau naik, 317 saham turun, dan 162 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 15,33 triliun. Volume perdagangan sebanyak 29,09 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 2.025.878 kali.
Ada lima sektor saham jatuh pada penutupan sesi II. Sektor saham barang baku memimpin pelemahan, karena ambles 2,06%. Diikuti pelemahan di sektor energi 1,76%, sektor barang konsumsi primer 0,64%, sektor keuangan 0,49%, dan sektor properti 0,07%.
Sedangkan penguatan terjadi pada sektor saham kesehatan 1,54%, sektor teknologi 1,36%, sektor barang konsumsi non primer 0,49%, sektor perindustrian 0,4%, dan sektor infrastruktur 0,36%.
Pada penutupan IHSG hari ini, indeks saham Asia malah kompak menguat. Hang Seng (Hong Kong) melonjak 0,92%, Straits Times (Singapura) melejit 1,08%, dan Shanghai (China)naik 0,66%. Sedangkan Nikkei (Jepang) jatuh 1,25%.
Saham ARA
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol
Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari iniWOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen
Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang
Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data
Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah PutihTag Terpopuler
Terpopuler






