Ada Rumor Panas soal IPO, Saham Ini Tiba-tiba Melejit
JAKARTA, investor.id - Vice President Head of Marketing, Strategy & Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi Kasmarandana merekomendasikan saham pilihan jangka pendek, antara lain saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan target harga (TP) Rp 2.750.
Saham MDKA sendiri di Kamis (28/8/2025) kemarin melonjak 5.02% ke Rp 2.510. Dan pada perdagangan 27 Agustus 2025, saham MDKA melejit 7,17%. Padahal saham ini mayoritas memerah pada perdagangan 21-26 Agustus, dengan hanya sekali stagnan di 22 Agustus.
Saham MDKA disorot di tengah rumor panas IPO anak usaha. Mengutip ulasan Stockbit, Rabu (27/8/2025), media melaporkan bahwa anak usaha Merdeka Copper Gold yang mengelola proyek emas Pani sudah mendaftarkan diri untuk IPO ke OJK. IPO anak usaha MDKA itu disebut-sebut bakal berlangsung September 2025.
Di sisi lain, indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan mampu menembus level psikologis 8.000 pada akhir 2025. Proyeksi ini menguat setelah IHSG mencatat rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level 8.020 pada perdagangan Kamis (28/8/2025), melampaui rekor sebelumnya di 7.943 pada 20 Agustus 2025.
Oktavianus Audi Kasmarandana mengatakan pihaknya masih mempertahankan target konservatif IHSG di kisaran 7.850–8.100 dalam jangka pendek. Hal ini sejalan dengan sejumlah sentimen positif.
Baca Juga:
BERITA POPULER: Anak Haji Isam Kian Tajir hingga Harga Emas Antam (ANTM) dan Perhiasan Melesat“Pertama, penguatan harga saham big caps dan konglomerasi, di mana DCII naik 7% dan DSSA 3%, sementara saham perbankan besar cenderung tertahan pelemahannya. Kedua, peluang pelonggaran kebijakan moneter semakin terbuka. The Fed memberi sinyal pemangkasan Fed Funds Rate (FFR) 25 basis poin pada September 2025, serta kemungkinan tambahan 25 bps di akhir tahun. Ketiga, harga komoditas, khususnya emas dan CPO, masih cenderung menguat seiring tingginya permintaan global,” jelas Oktavianus kepasa Investor Daily, Kamis (28/8/2025).
Meski demikian, ia menilai penguatan IHSG masih bergantung pada sentimen tematik. “Jika terjadi pemulihan kinerja big caps, khususnya sektor perbankan, maka penguatan IHSG akan lebih berkelanjutan dan tidak hanya bergantung pada emiten konglomerasi,” tambahnya.
Selain MDKA, ia merekomendasikan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) TP Rp 3.300, dan saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) TP Rp 500 untuk jangka pendek,
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler






