Laba Melejit 100%, Saham Bagger
JAKARTA, investor.id - PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) baru-baru ini telah merilis laporan keuangan semester I-2025 yang diaudit. Perseroan membukukan pendapatan Rp 517,41 miliar dalam enam bulan pertama tahun ini. Angka itu melonjak 105% dari Rp 251,99 miliar di periode yang sama tahun lalu.
Adapun untuk laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 127,53 miliar di periode Januari-Juni 2025. Laba bersih tersebut pun melejit 100,99% dari Rp 63,45 miliar di semester I-2024.
Alhasil laba per saham dasar Ketrosden Triasmitra (KETR) per 30 Juni 2025 sejumlah Rp 44,89 per saham. Juga melonjak ketimbang realisasi periode yang sama tahun 2024 lalu di posisi Rp 22,33 per saham.
Ketrosden Triasmitra (KETR) adalah perusahaan infrastruktur telekomunikasi yang bergerak dalam pembangunan, penjualan, dan pemeliharaan jaringan serat optik darat maupun laut. Didirikan pada tahun 1994, perusahaan ini menyediakan solusi lengkap untuk infrastruktur telekomunikasi dan telah membangun jaringan kabel serat optik sepanjang ribuan kilometer, baik domestik maupun internasional.
Baca Juga:
Muncul Update Petrosea (PTRO)Seiring laba yang melambung, saham Ketrosden Triasmitra juga melejit. Di sesi I perdagangan Jumat (29/8/2025), sekitar pukul 09.40 WIB, saham berkode KETR ada di posisi Rp 620 atau +21,57%. Dalam sepekan saham ini tiba-tiba terbang lebih dari 100% alias mencetak bagger.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler


