Minggu, 21 Juni 2026

Axiata Jual Saham LINK saat WIFI Incar Akuisisi

Penulis : Muawwan Daelami
1 Sep 2025 | 15:00 WIB
BAGIKAN
Linknet meresmikan logo baru. (ist)
Linknet meresmikan logo baru. (ist)

JAKARTA, investor.id – Axiata Investment (Indonesia) Sdn. Bhd. atau AII menjual saham PT PT Link Net Tbk (LINK) di saat emiten Hashim Djojohadikusumo PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mengincar untuk melakukan akuisisi LINK.

Direktur Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd Komathi Balakrishnan mengumumkan bahwa AII telah melangsungkan transaksi pelepasan sebanyak 136.203.259 seharga Rp 3.060 per saham pada 26 Agustus 2025.

Artinya, dengan membanderol harga pelepasan sebesar Rp 3.060 per saham, afiliasi dari PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) ini meraup dana dari hasil transaksi sejumlah Rp 416,78 miliar.

ADVERTISEMENT

“Tujuan dari transaksi adalah divestasi saham dengan status kepemilikan langsung atau tidak langsung,” jelas Komathi dalam penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip, Senin (1/9/2025).

Sebelum transaksi berlangsung, AII menggenggam LINK dengan kepemilikan sebanyak 2.159.290.763 saham (78,47% suara) secara langsung dan memegang secara tidak langsung saham LINK melalui anak usahanya EXCL dengan porsi sebanyak 550.316.196 saham (20,00% suara).

Namun, setelah transaksi penjualan saham LINK, kepemilikan langsung AII atas saham LINK kini menyusut menjadi 2.023.087.504 saham atau mewakili 70,66% suara sah. “Tidak ada perubahan kepemilikan saham secara tidak langsung oleh AII melalui XLSmart,” imbuh Komathi.

Pada pengumuman sebelumnya, Direktur WIFI Shannedy Ong menanggapi kabar yang menyebut WIFI mengincar saham LINK. Kata Shannedy, saat ini WIFI dalam proses penawaran (bidding) terkait akuisisi Link Net. “Setiap perkembangan material akan disampaikan selanjutnya melalui keterbukaan informasi,” ujar dia.

Sayangnya, Shannedy enggan mengonfirmasi mengenai lebih lanjut mengenai posisi Axiata apakah akan mempertahankan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas atau tidak. “Perseroan tidak dapat mengonfirmasi pemberitaan yang dimaksud,” jelasnya.

Mengawali perdagangan efek pada, Senin (1/9/2025), pada saat berita ini ditulis, saham LINK jatuh ke level 3.750 setelah melemah sebanyak 20 poin (0,53%) dibanding harga penutupan pada perdagangan efek akhir pekan kemarin di posisi 3.770.

Di tengah kabar akuisisi LINK oleh WIFI, BEI menyoroti saham LINK bergerak di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA) pada 19 Agustus 2025. Kemudian, Bursa menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham LINK pada 28 Agustus 2025.

Sehari berselang, atau tepatnya pada 29 Agustus 2025, Bursa mengumumkan, suspensi saham LINK dicabut pada 1 September 2025. “Suspensi atas perdagangan saham LINK di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai sesi 1 tanggal 1 September 2025,” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 4 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 4 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia