Saham Rp 19 Perak Lari 1.805%, Jadi Rights Issue?
JAKARTA, investor.id - Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) melonjak 24,83% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 362 pada awal sesi I perdagangan Kamis (4/9/2025).
Saham berkode CBRE diburu. Di mana antrean beli di harga atas Rp 362 membeludak mencapai 1,05 juta lot saham per pukul 09.16 WIB. Sedangkan di kolom kanan tak ada antrean jual atas saham ini.
Baca Juga:
Penerawangan Baru Harga Emas, Siap-siapSaham Cakra Buana Resources sedang panas. Saham ini melejit 104,52% hanya dalam sepekan, terbang 624% tiga bulan, dan meroket 1.805% dari Rp 19 perak dalam periode year to date (ytd).
Adapun perseroan akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 25 September 2025. Dalam pemanggilan RUPSLB terungkap dua mata acara rapat, yaitu persetujuan rencana transaksi material di atas 50%. Dan persetujuan atas rencana penambahan kegiatan usaha perseroan.
Sebelumnya, CBRE mengumumkan bahwa perseroan berencana untuk membeli satu kapal pipe-laying & lifting vessel atas nama kapal Hai Long 106 dengan nilai transaksi US$ 100 juta atau Rp 1,61 triliun.
CBRE juga sebenarnya sudah menyampaikan rencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue dalam keterbukaan informasi 19 Agustus 2025.
Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 48 miliar saham baru. Dan dalam keterbukaan informasi disebutkan bahwa rencana rights issue itu akan dimintai persetujuannya pada RUPSLB di 25 September 2025. Namun dalam pemanggilan RUPSLB untuk tanggal 25 September, tak ada mata acara terkait persetujuan rights issue. Belum ada keterbukaan informasi lebih lanjut dari perseroan mengenai hal tersebut.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



