Diborong Asing, Saham Melonjak 130%
Antam (ANTM) mencatatkan pertumbuhan earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) pada semester pertama 2025 sebesar Rp 7,11 triliun, meningkat signifikan 194% dibandingkan EBITDA periode sebelumnnya sebesar Rp 2,42 triliun.
Pertumbuhan penjualan domestik, mencerminkan implementasi strategi perusahaan untuk memperkuat basis pelanggan di dalam negeri pada produk-produk emas, bijih nikel dan bijih bauksit.
Segmen emas menjadi kontributor terbesar penjualan Antam, dengan capaian pertumbuhan penjualan yang signifikan di semester pertama 2025 sebesar 163% dengan nilai Rp 49,54 triliun jika dibandingkan dengan penjualan emas periode sama tahun sebelumnya senilai Rp 18,83 triliun.
Produk emas menjadi kontributor terbesar penjualan Antam (ANTM) dengan proporsi 84% terhadap total penjualan ANTM pada semester pertama 2025. Pertumbuhan penjualan emas pada semester pertama 2025, didorong oleh kondisi geoekonomi dan geopolitik global serta strategi bisnis yang efektif.
Antam mencatat pertumbuhan yang signifikan dengan kembali mencetak rekor penjualan emas triwulanan tertinggi sepanjang sejarah pada triwulan kedua tahun 2025 (2Q25).
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






