Minggu, 21 Juni 2026

Laba BBCA per Agustus Tumbuh Kuat, Saham Pantasnya Segini

Penulis : Harso Kurniawan
16 Sep 2025 | 14:10 WIB
BAGIKAN
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA. (Ilustrasi/Perseroan)
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA. (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, Investor.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih mempertahankan pertumbuhan laba bersih kuat per Agustus 2025, yakni sebesar 8,5% menjadi Rp 39,1 triliun, sejalan dengan proyeksi sejumlah broker. Saham BBCA diganjar target harga tinggi, jauh dari harga saat ini.

Berdasarkan catatan DBS Research, laba bersih BBCA per Agustus lalu mencapai 65% dari proyeksi setahun ini. Pada periode ini, pertumbuhan kredit masih kencang, mencapai 9,3%, sehingga mendukung pencapaian target 6-8%.

Sementara itu, tulis DBS, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 5,2%, didukung pertumbuhan dana murah (CASA) sebesar 7,2%. Alhasil, rasio CASA naik menjadi 83,6%, sedangkan loan to deposit ratio (LDR) naik menjadi 79,4%.

ADVERTISEMENT

“Biaya kredit stabil, mencerminkan kualitas aset yang sehat,” tulis DBS, dikutip Selasa (16/9/2025).

Target Harga Tinggi

DBS menilai, BBCA memiliki margin tebal, risiko yang terkendali, serta cabang di banyak daerah. Saat ini, BBCA adalah satu-satunya saham bank yang diriset DBS yang mampu mencetak pertumbuhan laba bersih.

DBS mempertahankan rekomendasi buy saham BBCA dengan target harga Rp 12 ribu. Saat berita ini ditulis, saham BBCA berada di posisi Rp 7.900. Dengan demikian, potensi cuan saham BBCA mencapai 50% lebih.

Sebelumnya, Verdhana sekuritas mencatat, valuasi saham BBNI termurah di kelas bank besar plus BRIS. PBV saham BBNI hanya 1 kali vs BBCA 4,1 kali, BMRI 1,8 kali, dan BBRI 2 kali.

Verdhana menyematkan rekomendasi buy saham BBCA dengan target harga Rp 12.300, mencerminkan PBV 2025 5,4 kali.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia