Minggu, 21 Juni 2026

Kenapa BBCA Nasibnya Jadi Begini?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
18 Sep 2025 | 07:36 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi BCA (BBCA). (Foto: Istimewa)
Ilustrasi BCA (BBCA). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA memerah lagi 0,95% ke Rp 7.850 pada perdagangan Rabu (17/9/2025). Sebanyak 183,73 juta saham BBCA ditransaksikan, frekuensi 44.238 kali, dan nilai transaksi Rp 1,44 triliun.

Saham bank swasta terbesar di Indonesia ini banyak didistribusikan. Broker JP Morgan Sekuritas mencatatkan net sell sampai Rp 461 miliar. Asing membukukan net sell sebesar Rp 566,29 miliar.

Saham BCA dengan sandi BBCA sudah meluncur jatuh 18,86% dalam periode tahun berjalan (ytd). Saham BBCA nasibnya jadi begini karena asing mencetak net sell tembus Rp 27,73 triliun dalam periode yang saham.

ADVERTISEMENT

Padahal. dalam Investor Digest Rabu (17/9/2025), Mandiri Sekuritas menyebutkan bahwa laba bank only BBCA tumbuh 9% yoy pada 8M25 (jadi Rp 39,1 triliun) meskipun terjadi lonjakan biaya kredit bulanan pada Agustus 2025. NIM stabil di 6,1% sementara ROE stabil YoY di 23% pada 8M25.

Menurut Mandiri Sekuritas, valuasi saat ini berada pada level yang menarik, terutama jika dibandingkan dengan rata-rata historis dan mempertimbangkan potensi akselerasi makro dalam jangka menengah.

Mandiri Sekuritas tetap merekomendasikan buy saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA dengan target harga mencapai Rp 11.000.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 15 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 46 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 7 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia