Harga Batu Bara Kian Membara, Dipicu Impor China Pulih
JAKARTA, investor.id – Harga batu bara naik lagi pada Kamis (18/9/2025), reli penguatan empat hari beruntun. Kenaikan itu dipicu pulihnya impor batu bara China dan lonjakan permintaan listrik musim panas.
Harga batu bara Newcastle untuk September 2025 melonjak US$ 0,45 menjadi US$ 103,35 per ton. Sedangkan harga batu bara Newcastle Oktober 2025 melejit US$ 1,35 menjadi US$ 107,9 per ton. Sementara November 2025 melesat US$ 1,35 menjadi US$ 109,35 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk September 2025 menguat US$ 0,3 menjadi US$ 93,85. Sedangkan, Oktober 2025 malah meningkat US$ 1,15 menjadi US$ 96,4 dan November 2025 juga terkerek US$ 1,15 menjadi US$ 97,6.
Dikutip dari Oilprice, harga batu bara termal global kembali menguat pada September 2025 setelah sempat terpuruk ke level terendah dalam empat tahun pada Juni–Juli lalu. Kenaikan ini ditopang lonjakan impor batu bara oleh China seiring meningkatnya kebutuhan listrik musim panas dan penurunan produksi domestik.
Setelah sempat melemah berbulan-bulan, impor batu bara China mulai pulih sejak Agustus. Menurut data Kpler yang dikutip Reuters, Negeri Tirai Bambu diproyeksikan mengimpor 27,41 juta ton batu bara termal lewat jalur laut sepanjang September. Angka ini mengikuti capaian Agustus sebesar 28,68 juta ton, tertinggi sejak Desember 2024.
Lonjakan impor terjadi akibat meningkatnya kebutuhan listrik musim panas, sementara pembangkit listrik tenaga air (PLTA) mengalami penurunan produksi karena kekeringan. Di sisi lain, produksi batu bara domestik China pada Agustus turun 3% dibanding tahun sebelumnya, dipicu kebijakan pemerintah untuk menekan kelebihan pasokan.
Tren Batu Bara
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





