Minggu, 21 Juni 2026

Harga Batu Bara Kian Membara, Dipicu Impor China Pulih

Penulis : Indah Handayani
19 Sep 2025 | 07:38 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga batu bara. Foto: Investor Daily/DEFRIZAL
Ilustrasi harga batu bara. Foto: Investor Daily/DEFRIZAL

JAKARTA, investor.id – Harga batu bara naik lagi pada Kamis (18/9/2025), reli penguatan empat hari beruntun. Kenaikan itu dipicu pulihnya impor batu bara China dan lonjakan permintaan listrik musim panas.

Harga batu bara Newcastle untuk September 2025 melonjak US$ 0,45 menjadi US$ 103,35 per ton. Sedangkan harga batu bara Newcastle Oktober 2025 melejit US$ 1,35 menjadi US$ 107,9 per ton. Sementara November 2025 melesat US$ 1,35 menjadi US$ 109,35 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk September 2025 menguat US$ 0,3 menjadi US$ 93,85. Sedangkan, Oktober 2025 malah meningkat US$ 1,15 menjadi US$ 96,4 dan November 2025 juga terkerek US$ 1,15 menjadi US$ 97,6.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari Oilprice, harga batu bara termal global kembali menguat pada September 2025 setelah sempat terpuruk ke level terendah dalam empat tahun pada Juni–Juli lalu. Kenaikan ini ditopang lonjakan impor batu bara oleh China seiring meningkatnya kebutuhan listrik musim panas dan penurunan produksi domestik.

Setelah sempat melemah berbulan-bulan, impor batu bara China mulai pulih sejak Agustus. Menurut data Kpler yang dikutip Reuters, Negeri Tirai Bambu diproyeksikan mengimpor 27,41 juta ton batu bara termal lewat jalur laut sepanjang September. Angka ini mengikuti capaian Agustus sebesar 28,68 juta ton, tertinggi sejak Desember 2024.

Lonjakan impor terjadi akibat meningkatnya kebutuhan listrik musim panas, sementara pembangkit listrik tenaga air (PLTA) mengalami penurunan produksi karena kekeringan. Di sisi lain, produksi batu bara domestik China pada Agustus turun 3% dibanding tahun sebelumnya, dipicu kebijakan pemerintah untuk menekan kelebihan pasokan.

Tren Batu Bara

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 13 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia