BEI Suspensi 7 Saham, Transaksi Dihentikan Sementara
JAKARTA, investor.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara terhadap tujuh saham, mulai sesi I perdagangan, Jumat (19/9/2025).
BEI mengungkap tujuh saham yang disuspensi di antaranya saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK), PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY), PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), dan saham PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD).
Diikuti, saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL).
Adapun BEI mensuspensi tujuh saham tersebut lantaran terjadi peningkatan harga saham kumulatif secara signifikan.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono mengatakan bahwa tujuan dari kebijakan BEI ini adalah dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
“Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya,” katanya dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (19/9/2025).
Dia menjelaskan bahwa bagi pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.
Selain suspensi, BEI juga telah membuka gembok tiga saham, di antaranya saham PT MPX Logistics International Tbk (MPXL), saham PT Logisticplus International Tbk (LOPI), dan saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN).
Kemudian, Yulianto menjelaskan bahwa dengan dibukanya suspensi tiga saham emiten tersebut, maka investor dapat kembali melakukan transaksi mulai perdagangan sesi I, di pasar reguler dan pasar tunai, Jumat (19/9/2025).
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





