Sabtu, 20 Juni 2026

Proyek Retrofit Rampung, Saham Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Ikut Melonjak

Penulis : Erta Darwati
6 Okt 2025 | 15:47 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan usaha PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). (Foto: Perseroan)
Ilustrasi kegiatan usaha PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melalui anak usahanya Star Energy Geothermal, telah merampungkan proyek retrofit pada unit 4, 5, dan 6 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Salak.

Seiring dengan rampungnya proyek tersebut, saham BREN terpantau ikut melesat 3,66% ke level harga Rp 9.900 per saham, pada sesi II perdagangan Senin (6/10/2025).

Direktur Utama BREN, Hendra Soetjipto Tan mengatakan, proyek retrofit ini berhasil menambah kapasitas terpasang total sebesar 7,7 megawatt (MW), berhasil melampaui ekspektasi awal sebesar 7,2 MW. Total investasi untuk proyek retrofit ini adalah sebesar US$ 22,5 juta.

ADVERTISEMENT

“Penyelesaian proyek retrofit Salak merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja aset, efisiensi operasi, dan keberlanjutan jangka panjang. Hal ini juga didorong oleh kinerja dari seluruh tim yang solid, sehingga mampu merealisasikan target kami,” ujar Hendra dalam keterangan resmi, Senin (6/10/2025).

Selesainya proyek retrofit ini membawa total kapasitas terpasang Star Energy Geothermal saat ini sebesar 910,3 MW. Selain pembangkit panas bumi, anak usaha Barito Renewables, Barito Wind juga mengoperasikan pembangkit listrik tenaga angin melalui yaitu PLTB Sidrap 1 dengan kapasitas terpasang sebesar 78,75 MW di Sulawesi yang telah diakuisisi tahun lalu.

“Inisiatif penambahan kapasitas ini juga sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperkuat kontribusi terhadap transisi energi bersih nasional,” tutup Hendra.

Penambahan kapasitas pada unit pembangkit Salak ini merupakan bagian dari komitmen Barito Renewables menambah untuk ekspansi unit baru dan penambahan kapasitas pembangkit panas bumi mencapai total lebih dari 100 MW dalam beberapa tahun ke depan, dengan total investasi yang telah diumumkan sebesar US$ 365 juta.

Hendra mengatakan, proyek ekspansi dan penambahan kapasitas tersebut juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja di berbagai wilayah operasi baik secara langsung maupun tidak langsung.

Adapun dengan penyelesaian proyek retrofit di unit pembangkit Salak ini, Barito Renewables memperkuat kontribusinya dalam mendukung target bauran energi terbarukan nasional, sekaligus memastikan keberlanjutan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 10 menit yang lalu

Hotto Gaet Indro Warkop

Brand minuman multigrain Hotto resmi meluncurkan kampanye "Karena Kamu Harus Sehat".
Business 27 menit yang lalu

Gandeng Indomaret, FolaPlay (IRSX) Perluas Akses Hiburan Digital

Folaplay menjalin kerja sama distribusi dengan Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama.
Lifestyle 47 menit yang lalu

Epidemiolog Prediksi Kasus Demam Dengue Meningkat pada 2027

Epidemiolog memprediksi kasus demam berdarah akan meningkat pada 2027. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan El Nino.
Market 1 jam yang lalu

DOSS Bagi Dividen 14,8% dari Laba

PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 5,17 miliar untuk tahun buku 2025.
Finance 1 jam yang lalu

Optimalisasi Pengelolaan Dana, Fintech Ini Bangun Kolaborasi Strategis Global

SplitPay berperan pada sektor Financial Infrastructure dan Fund Development yang mendukung pengembangan teknologi keuangan.
Business 1 jam yang lalu

Chandra Asri Group Klarifikasi Kepemilikan Saham PRDA Hanya Bagian dari Pengelolaan Portofolio Investasi

Chandra Asri Group menegaskan pembelian saham PRDA pada April 2026 merupakan bagian dari pengelolaan portofolio investasi jangka pendek.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia