Sabtu, 4 April 2026

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan Meroket hingga Harga Wajar Saham BBRI

Penulis : Indah Handayani
16 Okt 2025 | 05:04 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga emas perhiasan. Investor Daily/David Gita Roza
Ilustrasi harga emas perhiasan. Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, investor.id telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Rabu (15/10/2025):

1. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Rabu 15 Oktober 2025

Harga emas perhiasan mengalami perubahan berdasarkan perkembangan pasar global dan nilai tukar rupiah. Harga emas perhiasan Rabu (15/10/2025), mayoritas naik, tapi Laku Emas malah stabil. 

Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.

Advertisement

Simak daftar harga emas perhiasan berdasarkan data Laku Emas, Raja Emas Indonesia, dan Hartadinata Abadi dalam berbagai kadar karat di sini.

2. Ada Revisi terkait Saham BBRI, Wajarnya Segini

Rekomendasi untuk saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI adalah overweight. Muncul harga wajar saham BBRI terbaru. Tahun ini, BRI (BBRI) menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 7-9% yoy. Fokus BRI pada segmen konsumer, misalnya kredit payroll dan KPR serta UMKM, dengan size antara Rp 5-500 miliar.

Kiwoom Sekuritas merevisi turun target harga saham BBRI untuk 12 bulan ke depan menjadi segini. Target harga tersebut juga sebagai harga wajar saham BBRI. Kiwoom Sekuritas menggunakan pendekatan multiple valuation methods (DDM, P/E, dan PBV) serta mempertimbangkan proyeksi penurunan laba bersih BBRI.

Risiko utamanya mencakup risiko kredit, risiko likuiditas, risiko operasional, serta kebijakan pemerintah terutama terkait suku bunga.

3. Saham Rp 200-an Ujug-ujug Rp 7.000, Sekarang Terjun Bebas

Saham PT Pakuan Tbk (UANG) kembali anjlok 14,79% mentok auto reject bawah (ARB) ke Rp 3.110 pada akhir sesi I perdagangan Rabu (15/10/2025). Antrean jual di harga bawah Rp 3.110 mencapai 19.365 lot saham per jeda siang. 

Saham UANG sempat melambung gila-gilaan. Dari posisinya per penutupan 14 Juli 2025 di Rp 214, saham ini terbang 3.217% ke Rp 7.100 per 6 Oktober 2025. Tapi setelah itu, saham Pakuan terjun bebas.  Saham Pakuan sempat menjadi-jadi di tengah masuknya PT Basis Utama Prima – perusahaan Happy Hapsoro – sebagai salah satu pemegang sahamny

4. Kata Ahli soal Saham BBCA BBRI Cs

 Saham empat bank besar alias big banks melemah sejalan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang juga tertekan pada perdagangan Selasa (14/10/2025). IHSG anjlok 1,95% ke level 8.066,52 dengan 583 saham ditutup memerah.

Equity Analyst Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih mengatakan bahwa saham-saham perbankan mengalami koreksi akibat dilego investor asing. Adapun langkah keluar daripada investor asing tersebut, dilatarbelakangi oleh kinerja keuangan para emiten perbankan yang tidak menunjukan kemajuan seperti yang diekspektasikan para investor.

Terakhir, Ratih mengatakan bahwa saham-saham perbankan saat ini masih layak untuk dilirik dan diakumulasi untuk investasi jangka pendek. 

5. Saham Emiten Hermanto Tanoko Melonjak 340%, Punya Rencana Ini

Saham emiten konglomerat Hermanto Tanoko PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)/Tanrise kembali melonjak 9,79% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 4.600 pada perdagangan Selasa (14/10/2025), yang juga merupakan level tertingginya sepanjang masa.

Saham RISE sedang masuk papan pemantauan khusus full call auction (FCA).  Saham ini sempat kena suspensi sejak 30 September 2025- 9 Oktober 2025 karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Gembok saham RISE dibuka sejak 10 Oktober 2025. Dalam periode tiga bulan terakhir, saham emiten properti ini terbang 340% alias mencetak 3 bagger.

Di sisi lain, BEI sempat meminta penjelasan volatilitas saham RISE. Salah satu pertanyaannya adalah apakah perseroan memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 26 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 26 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 60 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 60 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 1 jam yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 1 jam yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia