Pedagang Blak-blakan soal Lonjakan Harga Emas
Untuk investasi, Iskandar menyarankan masyarakat lebih memilih emas batangan dibandingkan perhiasan. Menurutnya, emas batangan memiliki biaya tambahan yang lebih rendah sehingga lebih efisien sebagai aset investasi jangka panjang.
“Kalau murni investasi, emas batangan lebih tepat. Perhiasan itu ada biaya desain dan pengerjaan, jadi mark up-nya lebih tinggi,” katanya.
Meski demikian, di tengah tingginya harga emas, Iskandar mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap maraknya spekulan dan penjual emas yang tidak jelas asal-usul produknya. Ia meminta masyarakat hanya membeli emas dari toko atau merek yang terpercaya.
“Sekarang banyak spekulan dadakan. Masyarakat harus hati-hati, jangan tergiur harga murah,” tegasnya.
Sementara itu, kondisi pasar emas di Mataram disebut relatif stabil. Meski daya beli perhiasan menurun, permintaan emas batangan justru meningkat. Penjualan di sentra emas seperti Cakranegara dan Ampenan masih terpantau cukup baik.
Tak hanya emas, Iskandar juga mencatat adanya kenaikan signifikan pada harga mutiara dalam dua tahun terakhir. Kenaikan tersebut dipicu oleh meningkatnya permintaan pasar internasional, khususnya untuk kebutuhan pernikahan di luar negeri.
“Harga mutiara juga naik tajam. Yang dulu ratusan ribu, sekarang bisa tembus ratusan ribu hingga jutaan,” pungkasnya.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






