Sabtu, 4 April 2026

Wall Street Anjlok Serentak, Saham Teknologi Ditinggalkan

Penulis : Indah Handayani
4 Feb 2026 | 04:38 WIB
BAGIKAN
Seorang pedagang bekerja di lantai Bursa Efek New York di New York, Amerika Serikat, Jumat (12/12/2025). (Foto: ANTARA/Xinhua/Liu Yanan/aa)
Seorang pedagang bekerja di lantai Bursa Efek New York di New York, Amerika Serikat, Jumat (12/12/2025). (Foto: ANTARA/Xinhua/Liu Yanan/aa)

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks saham Wall Street ditutup anjlok serentak pada Selasa (3/2/2026), seiring aksi rotasi investor keluar dari saham teknologi menuju sektor-sektor yang dinilai lebih diuntungkan oleh perbaikan ekonomi.

Dikutip dari CNBC internasional, indeks S&P 500 turun 0,84% dan berakhir di level 6.917,81. Dow Jones Industrial Average melemah 166,67 poin (0,34%) ke posisi 49.240,99. Padahal, indeks beranggotakan 30 saham tersebut sempat menguat hingga 0,5% dan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) intraday di level 49.653,13.

Sementara itu, Nasdaq Composite yang sarat saham teknologi mencatat penurunan paling dalam, yakni 1,43% ke level 23.255,19.

Tekanan terutama datang dari saham-saham teknologi. Mayoritas saham kelompok ‘Magnificent Seven’ yang telah merilis laporan keuangan bergerak di zona merah. Saham Microsoft dan Meta Platforms masing-masing turun lebih dari 2%, sedangkan Apple melemah tipis.

Nvidia juga tertekan, dengan penurunan hampir 3% yang memperpanjang koreksi saham unggulan sektor kecerdasan buatan (AI) tersebut sepanjang tahun ini.

Tekanan di sektor perangkat lunak bahkan lebih terasa. Saham ServiceNow dan Salesforce masing-masing anjlok mendekati 7%, melanjutkan tren pelemahan saham software sejak awal 2026.

CEO Ritholtz Wealth Management Josh Brown menilai, koreksi ini merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap tahun.

“Kita biasanya melihat satu atau dua fase seperti ini setiap tahun. Penyebabnya bisa berbeda-beda, tetapi dampaknya sama, transaksi yang paling populer pada fase kenaikan sebelumnya tiba-tiba dihantam keras,” ujar Brown.

Saham Palantir sempat melonjak hampir 7% setelah perusahaan teknologi pertahanan itu membukukan kinerja keuangan kuartal IV yang kuat dan memberikan panduan positif. Bahkan, pada perdagangan pra-pasar Selasa, saham Palantir sempat melesat hingga 11%.

Namun, Brown menegaskan bahwa pergerakan pasar saat ini mencerminkan berkurangnya selera risiko terhadap aset-aset berbasis teknologi. “Ini menunjukkan bahwa risk appetite sedang keluar dari apa pun yang berhubungan dengan teknologi,” katanya.

Pasar Kripto Terseret

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 39 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 52 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 53 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 1 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia