Minggu, 5 April 2026

Wall Street Melemah, Tekanan Saham Teknologi Berlanjut

Penulis : Indah Handayani
5 Feb 2026 | 05:09 WIB
BAGIKAN
Spesialis Dilip Patel bekerja di posnya di lantai Bursa Saham New York (Wall Street), AS pada Senin (26/1/2026). (Foto: AP/ Richard Drew)
Spesialis Dilip Patel bekerja di posnya di lantai Bursa Saham New York (Wall Street), AS pada Senin (26/1/2026). (Foto: AP/ Richard Drew)

Di sisi lain, penguatan Dow Jones ditopang oleh saham-saham defensif dan bernuansa nilai (value). Saham Amgen melonjak 8% setelah perusahaan bioteknologi tersebut membukukan laba dan pendapatan kuartal keempat di atas ekspektasi. Saham Honeywell juga naik hampir 2%, seiring rotasi investor dari saham teknologi ke sektor yang lebih stabil.

“Ini rotasi yang wajar. Saham growth berkapitalisasi besar sudah mendominasi terlalu lama, sementara saham value, small cap, dan pasar di luar Amerika Serikat (AS) sebelumnya tertinggal,” jelas Welch.

Dari sisi data ekonomi, ADP melaporkan pertumbuhan tenaga kerja sektor swasta AS pada Januari hanya bertambah 22.000 orang, jauh di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan 45.000 tenaga kerja.

Data ADP biasanya menjadi indikator awal menjelang rilis data nonfarm payrolls dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS. Namun, laporan tersebut belum dirilis pekan ini akibat penutupan sebagian pemerintahan (partial government shutdown) yang baru berakhir pada Selasa, setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani undang-undang pendanaan.

Pada perdagangan sebelumnya, indeks-indeks utama Wall Street juga tertekan, seiring investor mengurangi eksposur pada saham-saham pertumbuhan berisiko tinggi. Saham Nvidia dan Microsoft masing-masing turun hampir 3%. Sektor teknologi menjadi sektor dengan kinerja terburuk di S&P 500, melemah lebih dari 2%.

Pelaku pasar kini menanti laporan keuangan Alphabet yang dijadwalkan rilis setelah penutupan pasar Rabu. Sementara itu, laporan kinerja Amazon, sesama anggota kelompok ‘Magnificent Seven’, akan dirilis pada Kamis (5/2/2026).

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 51 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 1 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia