Minggu, 21 Juni 2026

Demutualisasi BEI Tunggu Terbitnya PP, OJK Siapkan Mekanisme Transisi

Penulis : M. Ghafur Fadillah
9 Feb 2026 | 19:02 WIB
BAGIKAN
Anggota Dewan Komisioner OJK pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Hasan Fawzi. (Dok. OJK)
Anggota Dewan Komisioner OJK pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Hasan Fawzi. (Dok. OJK)

JAKARTA, investor.id - Proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini masih menunggu terbitnya aturan pelaksana dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP). 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan tengah mempersiapkan sejumlah langkah antisipatif sembari menunggu finalisasi regulasi tersebut.

Anggota Dewan Komisioner OJK pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Hasan Fawzi mengatakan bahwa mekanisme detail demutualisasi baru dapat disusun setelah rumusan PP diterbitkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

“Mekanisme dan sebagainya terus terang harus menunggu rumusan dalam PP. Setelah itu, POJK dan peraturan Bursa akan diselaraskan,” ujar Hasan Fawzi dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Hasan menegaskan bahwa apabila PP tidak mengatur secara rinci mekanisme operasional demutualisasi, OJK akan menyiapkan skema teknis yang paling memungkinkan untuk diterapkan. Termasuk memastikan pelibatan pemegang saham BEI saat ini, yakni perantara pedagang efek atau anggota bursa, dalam penetapan skema akhir. 

“Saatnya nanti, sesuai aksi korporasi perusahaan, keputusan tentu melibatkan pemilik saat ini yang masih bersifat mutual dan tertutup. Prosesnya masih bergulir,” jelas Hasan.

Dia menambahkan, penerbitan PP demutualisasi merupakan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Penyusunan PP harus melalui pembahasan di pemerintah sebelum diajukan ke DPR RI untuk memperoleh persetujuan. 

“Kita tunggu. Jika mengacu ke ketentuan UU, setelah PP dirumuskan pemerintah akan diajukan ke DPR. Kita sama-sama lihat hasil akhirnya seperti apa,” ujarnya.

Hasan memastikan OJK terus mencermati perkembangan penyusunan PP tersebut dan menyiapkan berbagai langkah awal agar implementasi dapat berjalan mulus saat regulasi mulai berlaku.

“Kami akan mempersiapkan apa yang bisa dilakukan lebih awal, sambil menunggu ketentuan final saat PP efektif,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan dua opsi skema demutualisasi BEI, yakni melalui private placement atau penawaran umum perdana saham (IPO). 

“Demutualisasi bisa dua tahap, satu melalui private placement dan kedua melalui IPO,” ujar Airlangga.

Dia menilai reformasi di sektor keuangan, termasuk demutualisasi bursa, penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta memperkuat independensi dan daya saing BEI di tingkat regional maupun global.

OJK sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan PP demutualisasi terbit pada kuartal I-2026. Demutualisasi akan mengubah BEI dari organisasi berbasis keanggotaan (self-regulatory organization yang dimiliki anggota bursa) menjadi entitas berbentuk perusahaan yang dapat dimiliki publik atau pihak lain.

Dalam penjelasan OJK, demutualisasi merupakan langkah strategis untuk memperdalam pasar modal, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan daya saing bursa di tengah kompetisi regional. Setelah PP diterbitkan, OJK akan menyiapkan penyesuaian aturan pelaksana, termasuk POJK dan ketentuan teknis lainnya, sesuai kebutuhan implementasi.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 40 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia