Harga Emas Berubah Arah Jelang Perayaan Imlek
JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia mengalami sedikit koreksi menjelang perayaan Imlek 2026.
Dipantau dari laman Kitco, Senin (16/2/2026) harga emas spot terpantau melemah 0,50% ke level US$ 5.015 per troy ons pada Minggu malam (15/2) waktu AS.
Baca Juga:
Harga Emas Siap Terbang to The MoonSebelumnya, harga emas pada hari Jumat (13/2/2026) sempat melonjak lebih dari 2% didorong oleh sentimen data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan.
Saat itu, harga emas spot melejit 2,25% menjadi US$ 5.032,7 per troy ons. Biro Statistik Tenaga Kerja AS mencatat bahwa inflasi CPI tahunan tumbuh 2,4% pada Januari 2026, turun tajam dari pertumbuhan 2,7% yang tercatat pada Desember 2025.
Para analis menilai bahwa harga emas berada di posisi kuat karena sentimen data inflasi memberi ruang bagi Federal Reserve (The Fed) untuk menurunkan suku bunga.
Namun, menurut CME FedWatch Tool, bank sentral AS diperkirakan tidak akan mengambil langkah signifikan hingga bulan Juni mendatang.
“Harga emas perlahan naik setelah data inflasi AS mendukung ekspektasi seputar penurunan suku bunga AS. Data inflasi kali ini tampaknya telah mendorong spekulasi seputar penurunan suku bunga, dengan para pedagang sekarang memperkirakan peluang 50% untuk penurunan suku bunga ketiga pada Desember 2026,” kata Lukman Otunuga, Analis Pasar Senior di FXTM, dikutip dari Kitco News.
Namun, menurut Otunuga, terlalu dini bagi para investor bullish untuk berpuas diri, karena harga emas di level US$ 5.000 bertindak sebagai resistensi psikologis yang signifikan.
"Penembusan harga di atas level tersebut dapat membuka jalan menuju US$ 5.050 dan US$ 5.100. Sedangkan pelemahan harga emas di bawah US$ 5.000 dapat menyebabkan harga turun kembali ke arah $ 4.900," ungkapnya.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






