IHSG Bakal Konsolidasi, tapi 6 Saham Berpeluang Cuan
JAKARTA, investor.id - Phintraco Sekuritas memprediksi Indeks hartga saham gabungan (IHSG) konsolidasi pada Rabu (18/2/2026). IHSG hari ini diperkirakan bergerak di rentang resistance 8.300, pivot 8.250, dan support 8.150.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham berpeluang cuan, salah satunya INCO.
Baca Juga:
Prospek IHSG di Tahun Kuda ApiPhintraco Sekuritas menjelaskan, IHSG ditutup melemah di level 8.212,27 (0,64%) pada perdagangan Jumat (13/2/2026). Investor cenderung berhati-hati menjelang libur long weekend. Sementara itu nilai tukar Rupiah melemah di level Rp 16.825 per dolar AS.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas memaparkan, histogram negatif MACD IHSG berlanjut mengalami penyempitan dan berpotensi membentuk Golden Cross. Namun momentum Stochastic RSI mulai melemah meskipun masih bergerak di area pivot.
“Dengan demikian, IHSG hari ini diperkirakan bergerak konsolidasi pada kisaran 8.150-8.300,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Rabu (18/2/2026).
Phintraco Sekuritas menjelaskan, dalam Sarasehan Ekonomi ‘Indonesia Economic Outlook 2026” pada Jumat lalu, Presiden Prabowo Subianto mengemukakan pemerintah berhasil melakukan penghematan anggaran hingga Rp 380 triliun pada tahun pertama pemerintahan ini, yang dialokasikan untuk mendukung program prioritas termasuk Program MBG.
Komitmen Investasi
Forum ini juga mengkonfirmasi masuknya komitmen investasi senilai Rp 90 triliun hasil kunjungan luar negeri sebelumnya untuk pembukaan lapangan kerja.
Prabowo dijadwalkan akan menandatangani Perjanjian Perdagangan Resiprokal (Agreement on Resiprocal Trade) bersama Presiden Donald Trump pada 19 Februari 2026 di Amerika Serikat (AS).
Poin utama kesepakatan adalah tarif resiprokal sebesar 19% terhadap produk Indonesia, kecuali CPO, kopi dan kakao, serta Indonesia berencana impor migas dari AS senilai US$ 15 miliar.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham berpeluang cuan, yaitu INCO, PNLF, HMSP, SRTG, HRUM dan ULTJ.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






