Sabtu, 4 April 2026

Saham HILL Masuk Radar UMA

Penulis : Erta Darwati
18 Feb 2026 | 07:47 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta, kemarin. Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/2/2026), ditutup melesat 96,61 poin (1,22%) hingga kembali ke atas level 8.031. Rentang pergerakan 7.865-8.031 dengan nilai transaksi Rp 15,7 triliun. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta, kemarin. Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/2/2026), ditutup melesat 96,61 poin (1,22%) hingga kembali ke atas level 8.031. Rentang pergerakan 7.865-8.031 dengan nilai transaksi Rp 15,7 triliun. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan Unusual Market Activity (UMA) terhadap satu saham emiten, pada Rabu (18/2/2026). 

Adapun saham yang masuk radar UMA dan BEI pantau ketat tersebut adalah, saham PT Hillcon Tbk (HILL).

"Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tulis manajemen BEI dalam keterangan resmi, Rabu (18/2/2026).

Advertisement

Saham-saham tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity), dan BEI melakukan pemantauan lantaran mengalami kenaikan harga saham secara tidak wajar.

Adapun saham HILL terpantau ambles 57,45% dalam sebulan dan sahamnya terpantau ambles 45,95% sejak awal tahun (year to date/ytd).

"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham-saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulisnya.

Kemudian dengan pengumuman ini, maka para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, dan mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya.

Selanjutnya, juga mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 7 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 33 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 36 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 49 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia