IHSG Berpotensi Menguat, 3 Saham Siap Jadi Andalan Cuan
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat pada perdagangan Rabu (18/2/2026).
Sementara itu, IHSG terkoreksi tipis 0,64% ke level 8.212 pada perdagangan terakhir, disertai net sell asing Rp 2,2 triliun. Koreksi ini dipicu oleh aksi profit taking menjelang libur panjang Imlek.
“Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan menguji resistance psikologis 8.300, dengan support terdekat di 8.150,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam ulasan, Rabu (18/2/2026).
Sentimen positif didukung oleh meredanya tekanan jual, serta konsolidasi dan komunikasi antara Presiden Prabowo dengan pelaku usaha dan konglomerat yang meningkatkan optimisme terhadap prospek ekonomi domestik, ditambah keputusan S&P yang tetap melanjutkan rebalancing indeks Indonesia pada Maret 2026.
Di sisi lain, investor masih mencermati keputusan Bank Indonesia yang diproyeksikan mempertahankan suku bunga di level 4,75%, serta tetap mewaspadai tekanan eksternal, termasuk arus keluar dana asing dan dampak penyesuaian rating serta isu MSCI, yang berpotensi membatasi penguatan IHSG dalam jangka pendek.
Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup bervariasi. Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,099% ke level 49.500,9 Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,05% ke level 6.836,1 dan Nasdaq melemah 0,22% ke level 22.546,6.
Baca Juga:
Prospek IHSG di Tahun Kuda ApiBRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi saham BUMI, LEAD, dan DEWA untuk trading, Rabu (18/2/2026).
BUMI
Pergerakan saham BUMI terdapat lonjakan volume dan menembus level resistancenya pada 258-272. Selama berada diatas level tersebut, terdapat potensi untuk lanjut menguat dengan target resistance pada level 302-344.
LEAD
Pergerakan saham LEAD masih dalam trend yang bullish. Saat ini, harga mampu pullback dengan support pada 152-163 dan berpotensi lanjut menguat dengan target resistance pada level 188-206.
DEWA
Pergerakan saham DEWA secara chart 1 jam berhasil menembus dan bertahan diatas level resistancenya pada 530-585. Selama berada diatas level tersebut, terdapat potensi penguatan hingga resistance selanjutnya pada 655-690.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






