Siap-siap Harga Emas Lanjut Reli ke Titik Ini
JAKARTA, investor.id - Analis memproyeksi harga emas dunia berpeluang menyentuh level US$ 6.200 pada pertengahan tahun 2026.
“Kami melihat harga emas melanjutkan kenaikannya hingga USD 6.200/troy ons pada pertengahan tahun, didukung oleh permintaan bank sentral dan investor, defisit fiskal yang besar, suku bunga riil AS yang lebih rendah, dan risiko geopolitik,” kata Dominic Schnider, Kepala Komoditas & CIO Forex APAC di UBS Wealth Management, dikutip dari Kitco News, Rabu (18/2/2026).
“Harga logam mulia, meskipun berfluktuasi, naik pada bulan Januari karena ketidakpastian politik, geopolitik, dan ekonomi mendorong permintaan aset aman” tulis Schnider dalam sebuah catatan komoditas.
Sebelumnya, pada 5 Januari 2026 Schnider menulis bahwa pembelian oleh bank sentral global, defisit fiskal yang meningkat, suku bunga AS yang lebih rendah, dan risiko geopolitik yang terus berlanjut akan mendorong harga emas ke level US$ 5.000 per troy ons pada akhir kuartal pertama 2026.
Schnider memperkirakan bahwa keterbatasan pasokan tembaga dan aluminium akan mendukung harga emas dalam jangka menengah, sementara pendorong struktural (misalnya, elektrifikasi) mendukung permintaan logam mulia dalam jangka panjang.
“Komoditas akan memainkan peran yang lebih menonjol dalam portofolio pada tahun 2026, menurut pandangan kami, menawarkan diversifikasi di tengah ketidakseimbangan penawaran-permintaan, risiko geopolitik, dan transisi energi global,” kata Schnider.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pasokan yang ketat di tengah permintaan emas yang meningkat kemungkinan akan mendukung harga terus menguat di 2026. Maka dari itu, Schnider optimis reli emas akan berlanjut tahun ini.
“Harga emas seharusnya mencatatkan kenaikan lebih lanjut, menurut pandangan kami, didukung oleh pembelian bank sentral, defisit fiskal yang besar, suku bunga riil AS yang lebih rendah, dan risiko geopolitik yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






