Sabtu, 4 April 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Rabu 18 Februari 2026: Tergerus

Penulis : Indah Handayani
18 Feb 2026 | 09:25 WIB
BAGIKAN
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tergerus pada Rabu (18/2/2026). Di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang risalah rapat The Fed, serta perkembangan geopolitik global yang turut dipengaruhi kebijakan Presiden Donald Trump.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini menguat 29 poin (0,17%) ke level Rp 16.866 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,1% ke level 97,22.

Sedangkan pada perdagangan Jumat (13/2/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 8 poin di level Rp 16.836.

Advertisement

Dikutip dari Reuters, pasar tetap waspada dan investor menantikan risalah rapat The Feduntuk mendapatkan sinyal terkait pemangkasan suku bunga ke depan.

Pasar keuangan juga mencermati perkembangan geopolitik setelah Iran menyatakan ada kemajuan dalam perundingan nuklir dengan AS di Jenewa, sementara negosiasi perdamaian antara Ukraina dan Rusia terus berlangsung.

ahli strategi mata uang di Commonwealth Bank of Australia Samara Hammoud mengatakan, sentimen risiko yang melemah, akibat kekhawatiran atas ketegangan geopolitik baru di Timur Tengah dan volatilitas pasar saham AS, sempat mendukung dolar AS.

"Namun, laporan bahwa AS dan Iran mencapai ‘kesepakatan umum’ dalam negosiasi nuklir di Swiss membantu meredakan kekhawatiran tersebut,” tulis Hammoud.

Iran dan AS mencapai pemahaman mengenai prinsip-prinsip utama dalam putaran kedua pembicaraan tidak langsung terkait sengketa nuklir mereka pada Selasa, meskipun kesepakatan final belum akan segera tercapai, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi.

Di Jenewa, negosiator Ukraina dan Rusia menyelesaikan hari pertama dari dua hari perundingan damai yang dimediasi AS, dengan Trump mendesak Kyiv agar bergerak cepat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung empat tahun.

Dengan banyak pasar Asia masih tutup karena libur Tahun Baru Imlek, investor menantikan risalah pertemuan terakhir The Fed dan data ekonomi penting AS sebagai katalis perdagangan.

Risalah The Fed

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 4 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 8 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 34 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 37 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 46 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 50 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia