Minggu, 21 Juni 2026

Bukan BUMI, tapi Saham Emiten Grup Bakrie Ini yang Diusung

Penulis : Jauhari Mahardhika
19 Feb 2026 | 04:15 WIB
BAGIKAN
Blok Kangean yang dikelola oleh PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). (Foto: ENRG)
Blok Kangean yang dikelola oleh PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). (Foto: ENRG)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) lebih dijagokan ketimbang saham emiten Grup Bakrie lainnya, seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang juga dikendalikan oleh Grup Salim. Muncul target harga saham ENRG.

Kiwoom Sekuritas Indonesia dalam riset berjudul ‘2026 Year of Fire Horse Outlook’ memasukkan saham ENRG ke dalam daftar saham pilihan di Tahun Kuda Api atau tahun 2026.

Prospek ENRG didukung oleh kenaikan target produksi sebesar 10-15% secara tahunan (year on year/yoy) dan pemboran sumur baru. Perusahaan hulu migas (minyak dan gas) milik Grup Bakrie itu juga ditopang oleh penguatan struktur modal melalui private placement/rights issue.

ADVERTISEMENT

“Valuasi ENRG tergolong atraktif berkat solidnya kontribusi gas,” tulis tim riset Kiwoom Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Kamis (19/2/2026).

Energi Mega Persada (ENRG) berambisi untuk menggandakan produksi migasnya. ENRG telah menetapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,3 triliun untuk tahun 2026. Capex tersebut merupakan bagian dari rencana investasi US$ 1,4 miliar untuk periode 2025-2035.

ENRG akan memfokuskan investasinya untuk eksplorasi, pengembangan, dan pemeliharaan guna menjaga keberlanjutan produksi.

“ENRG menargetkan pertumbuhan produksi sekitar 10% yoy pada 2026 dan berambisi menggandakan produksi hingga 100 mboepd pada 2030,” tulis analis senior Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas dalam risetnya.

ENRG telah mengumumkan penemuan gas baru di East Walanga (sumur eksplorasi EWL-1), yang berada di wilayah Kontrak Kerja Sama (PSC) Sengkang, Sulawesi Selatan – dengan laju aliran (flow rates) sebesar 25-36 mmscfd dan absolute open flow (AOF) mencapai 120 mmscfd. Ini menegaskan potensi komersial yang kuat.

“ENRG berencana melakukan pengeboran lanjutan untuk mengonversi penemuan ini menjadi cadangan tercatat, serta melanjutkan aktivitas eksplorasi di Blok Sengkang. Tambahan produksi gas ini diharapkan mendukung kinerja keuangan ke depan dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham,” sebut Sukarno.

Target Harga Saham 

Kiwoom Sekuritas merekomendasikan buy saham Energi Mega Persada (ENRG). Target harga saham ENRG dipatok sebesar Rp 2.000.

Pada perdagangan Rabu (18/2/2026), saham ENRG ditutup menguat 0,3% ke level Rp 1.540. Jika mengacu pada harga tersebut, potensi cuan saham ENRG mencapai 30%.

Risiko utamanya meliputi transisi energi, ketidakpastian regulasi, fluktuasi harga komoditas, persaingan, dan perkembangan teknologi.

ENRG baru-baru ini melakukan penyeimbangan portofolio yang lebih sehat – divestasi 50% kepemilikan di PSC Gebang kepada JAPEX membentuk usaha patungan yang setara, sehingga memperkuat kapasitas pendanaan dan kualitas eksekusi proyek.

Pada saat yang sama, ENRG mengonsolidasikan kendali atas PSC Kangean, yang menyumbang sekitar 21,8% produksi minyak pada semester I-2025 dan sekitar 17,5% pendapatan hingga kuartal III-2025. Langkah ini menghasilkan profil risiko dan imbal hasil yang lebih seimbang.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 32 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 60 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia