Sabtu, 4 April 2026

Harga Emas Bersiap Masuk Babak Baru

Penulis : Natasha Khairunisa
22 Feb 2026 | 04:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Foto: Vector Photo Gallery/ Istock/ Getty Images)
Ilustrasi emas batangan. (Foto: Vector Photo Gallery/ Istock/ Getty Images)

JAKARTA, investor.id - Harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk naik lebih lanjut, meski bakal bergerak fluktuatif pada tahun ini.

“Kami tetap optimis (pada harga emas) hingga tahun 2026,” kata Trevor Yates, analis investasi senior dan AVP di Global X, dikutip dari MarketWatch, Minggu (22/2/2026).

Yates mengatakan, optimisme pada berlanjutnya reli emas didukung oleh sentimen pembelian emas besar-besaran oleh bank-bank sentral global, alokasi investor Barat yang terbatas, dan prospek utang global yang semakin berat.

"Kami memperkirakan bank sentral akan tetap menjadi pembeli besar di masa mendatang, karena mereka terus berupaya untuk mendiversifikasi cadangan aset, dengan emas berada di jalur untuk menjadi aset cadangan dominan," bebernya.

Adapun manajer portofolio di Midas Funds, Thomas Winmill memproyeksi harga emas bisa menembus kisaran US$ 6.000 per troy ons.

“Di Midas, kami melihat pembelian emas oleh bank sentral asing dan kebijakan pemerintah AS untuk mendevaluasi dolar AS sebagai faktor yang menyebabkan harga emas terus meningkat dan berakhir tahun 2026 di atas US$ 6.000 per troy ons," ujarnya.

Sementara itu, analis di Flynn Zito Capital Management, Ryan Haiss menilai flutktuasi harga emas merupakan hal yang wajar di pasar komoditas. Dijelaskannya, emas tidak menghasilkan pendapatan atau arus kas seperti saham, sehingga harga logam mulia sebagian besar dipengaruhi oleh sentimen investor, suku bunga, ekspektasi inflasi, dan ketidakpastian pasar.

"Selama periode volatilitas atau tekanan geopolitik, emas sering bertindak sebagai aset safe-haven yang dianggap aman. Meskipun demikian, setelah kenaikan yang kuat yang kita lihat selama setahun terakhir, bukan hal yang aneh jika harga emas terus berfluktuasi," paparnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 4 menit yang lalu

Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol

Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari ini
Market 20 menit yang lalu

WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.
Lifestyle 28 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 1 jam yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 1 jam yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 2 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia