Sabtu, 4 April 2026

Saham Ini Senasib dengan BUMI

Penulis : Jauhari Mahardhika
22 Feb 2026 | 04:15 WIB
BAGIKAN
Selain Bumi Resources (BUMI), saham BCA (BBCA) juga terus menjadi sasaran utama aksi jual investor asing. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.)
Selain Bumi Resources (BUMI), saham BCA (BBCA) juga terus menjadi sasaran utama aksi jual investor asing. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.)

JAKARTA, investor.id – Selain PT Bumi Resources Tbk (BUMI), saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga terus-menerus menjadi sasaran utama aksi jual investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam perdagangan sepekan terakhir atau selama 18-20 Februari 2026.

Nilai transaksi jual bersih (net sell) asing pada saham BBCA sebesar Rp 725,3 miliar. Sedangkan net sell di saham BUMI mencapai Rp 756,9 miliar atau terbesar dibandingkan saham lainnya.

Penjualan saham BUMI dan BBCA secara masif terjadi di pasar reguler BEI, berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (22/2/2026).

Advertisement

Setelah BUMI dan BBCA, yaitu saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP). Net sell asing pada saham INKP senilai Rp 203 miliar.

Secara umum, selama sepekan terakhir, investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 2,07 triliun di seluruh pasar BEI. Kondisi tersebut berbeda dengan pekan sebelumnya yang membukukan net sell senilai Rp 5,47 triliun.

Khusus perdagangan Jumat (20/2/2026), investor asing kembali mencetak net buy di seluruh pasar BEI sebesar Rp 240,5 miliar. Dengan demikian, total net sell asing sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 14,4 triliun – berdasarkan data BEI.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.
Lifestyle 18 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 60 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 1 jam yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 2 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia