Sabtu, 4 April 2026

Harga Emas Diramal Masih Bullish, Level US$ 5.000 Jadi Kunci

Penulis : Indah Handayani
23 Feb 2026 | 04:01 WIB
BAGIKAN
ilustrasi emas. (Foto: AP/ Mark Baker)
ilustrasi emas. (Foto: AP/ Mark Baker)

JAKARTA, investor.id – Harga emas dunia menutup pekan dengan kinerja solid dan mencatat kenaikan tiga minggu berturut-turut. Logam mulia ini mendapat dorongan dari pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) serta ketidakpastian perdagangan menyusul putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Presiden AS Donald Trump pada pekan lalu.

Kendati pasar saham mampu bangkit menjelang penutupan perdagangan, kekhawatiran investor terhadap dampak kebijakan tersebut terhadap kondisi fiskal pemerintah tetap menopang permintaan aset safe haven seperti emas.

Harga emas ditutup melonjak 2,1% ke level US$ 5.104,3 per ons troi pada Jumat (20/2/2026). Harga emas dunia mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level US$ 5.595,46 pada 29 Januari lalu.

Analis Pasar Forex.com Fawad Razaqzada menilai, prospek jangka pendek emas masih konstruktif. “Selama struktur harga tidak berubah, bias pergerakan emas masih cenderung naik,” ujarnya dalam ulasan terbarunya.

Pada akhir pekan, Razaqzada mengatakan, harga emas ditutup nyaman di atas level psikologis US$5.000 per ons troi . Secara teknikal, grafik mingguan menunjukkan pola menyerupai bullish hammer, yang umumnya mengindikasikan dominasi pembeli.

Menurut Razaqzada, pola tersebut bukan karakter pasar yang siap berbalik arah turun. “Ini menunjukkan pembeli masih mengendalikan pergerakan harga, meskipun sempat terjadi koreksi tajam pada akhir Januari,” jelasnya.

Razaqzada menambahkan, Level US$ 5.100 per ons troi yang sebelumnya menjadi resistance pada 11 Februari kini berhasil ditembus dan dipertahankan hingga penutupan mingguan. Penembusan ini dinilai signifikan karena mengindikasikan momentum kenaikan masih terbangun, bukan melemah.

Target Kenaikan Berikutnya

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 22 menit yang lalu

Dorong Elektrifikasi untuk Perkuat Kemandirian Energi di Tengah Gejolak Global

Percepatan elektrifikasi di sektor transportasi dan rumah tangga bertujuan memperkuat kemandirian energi nasional.
Lifestyle 36 menit yang lalu

Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol

Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari ini
Market 51 menit yang lalu

WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.
Lifestyle 60 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 2 jam yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 2 jam yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia