Sabtu, 4 April 2026

Harga Emas Diramal Masih Bullish, Level US$ 5.000 Jadi Kunci

Penulis : Indah Handayani
23 Feb 2026 | 04:01 WIB
BAGIKAN
ilustrasi emas. (Foto: AP/ Mark Baker)
ilustrasi emas. (Foto: AP/ Mark Baker)

Jika tren positif berlanjut, level US$ 5.290 per ons troi menjadi target terdekat yang patut dicermati. Area ini sebelumnya merupakan zona support intraday sebelum runtuh saat aksi jual tajam di akhir Januari.“Selanjutnya, level US$ 5.390 per ons troi menjadi sasaran berikutnya. Secara teknikal, area ini berpotensi menjadi magnet harga apabila momentum tetap terjaga,” tambah Razaqzada.

Menariknya, Razaqzada mengatakan, sejumlah level tersebut juga berdekatan dengan area retracement Fibonacci dari penurunan akhir Januari. Level 61,8% berada di sekitar US$ 5.141 per ons troi, sedangkan level 78,6% berada di kisaran US$ 5.342 per ons troi. Keselarasan ini memperkuat validitas zona-zona teknikal tersebut.

Razaqzada menegaskan, meski prospek jangka pendek masih positif, risiko tetap perlu diperhatikan. Level US$ 5.000 per ons troi kini menjadi titik krusial, baik secara psikologis maupun teknikal. Jika harga kembali turun dan menembus level ini, sentimen pasar bisa berubah dengan cepat.

Lebih penting lagi, Razaqzada menyebut, posisi terendah pada Jumat lalu di US$ 4.982 per ons troi menjadi batas penentu. Penembusan bersih di bawah level tersebut berpotensi memicu koreksi lebih dalam dan membatalkan fase kenaikan terbaru.

Dalam jangka pendek, terdapat beberapa area support yang perlu dipantau, yakni US$ 5.046 per ons troi, yang sebelumnya merupakan resistance dan kini berpotensi berubah menjadi support, serta area US$ 5.080 per ons troi yang sempat menarik minat beli dalam pergerakan jangka pendek.

“Untuk saat ini, struktur pergerakan harga masih mendukung prospek emas dalam jangka pendek. Selama tidak ada perubahan signifikan pada aksi harga, strategi beli saat terjadi koreksi (buy on dip) masih dinilai menguntungkan, dan momentum pasar tetap cenderung mengarah ke kenaikan memasuki pekan depan,” tutup Razaqzada.
 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 13 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 43 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 54 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia