Astra Otoparts (AUTO) Tahan Banting, Malah Cetak Rekor
JAKARTA, investor.id – PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) membeberkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih konsolidasian tahun 2025 di tengah dinamika industri otomotif nasional. Emiten berkode saham AUTO tersebut berhasil mengukir rekor baru.
Astra Otoparts mencetak peningkatan pendapatan sebesar 4,4% menjadi Rp 19,91 triliun pada 2025 dibandingkan 2024 yang sebesar Rp 19,07 triliun. Laba bersih juga tumbuh 8,4% menjadi Rp 2,21 triliun dari Rp 2,03 triliun. Laba bersih sudah termasuk perhitungan atas laba penjualan aset tetap.
Astra Otoparts (AUTO) mengklaim pencapaian tersebut merupakan rekor kinerja tertinggi dalam empat tahun berturut-turut dan sepanjang sejarah perseroan berdiri.
Pertumbuhan pendapatan dan laba bersih AUTO pada 2025 didukung oleh penetrasi pasar, penambahan portofolio produk, dan peningkatan kinerja operasional secara berkelanjutan – sekaligus mencerminkan resiliensi bisnis dan kekuatan fundamental dalam menjaga kinerja.
“Di tengah dinamika industri otomotif, Astra Otoparts menunjukkan kinerja yang resilien, didukung oleh portofolio bisnis yang terdiversifikasi pada segmen manufaktur dan perdagangan yang diperkuat dengan ekspor,” kata Presiden Direktur Astra Otoparts, Hamdhani Dzulkarnaen Salim dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).
Menurut dia, ketangguhan itu menjadi landasan bagi perseroan untuk terus bertumbuh, tercermin dari kenaikan pendapatan dan laba bersih yang mencetak rekor baru dalam empat tahun berturut-turut dan tertinggi sepanjang sejarah perseroan.
“Capaian tersebut menegaskan kekuatan fundamental perseroan dalam menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan dalam jangka panjang,” tutur dia.
Baca Juga:
Saham GOTO Dihajar AsingDari sisi keuangan (neraca), total aset AUTO tumbuh 7,5% menjadi Rp 22,62 triliun pada 2025. Sejalan dengan itu, ekuitas meningkat 8,8% menjadi Rp 16,96 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal itu mencerminkan penguatan nilai bersih dan fundamental keuangan AUTO untuk mendukung kebutuhan operasional dan ekspansi usaha secara berkelanjutan.
Kinerja Segmen Manufaktur & Perdagangan
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






