Perang Mencekam, Emas Digenggam: Ledakan Harga Bisa ke Level Ini
Kalangan analis memproyeksikan harga emas dan minyak dunia melonjak tinggi, jika perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran berlangsung lebih lama dari perkiraan.
Pengamat komoditas dan mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan reli harga emas dapat berlanjut hingga menyentuh area US$ 6.000 per troy ons.
“Apabila konflik berkepanjangan, emas bisa dengan cepat ke level US$ 6.000 per troy ons,” kata Lukman Leong dalam keterangannya.
Adapun dalam skenario kondisi normal tanpa eskalasi lanjutan, Lukman memprediksi harga emas masih memiliki ruang kenaikan menuju kisaran US$ 5.300–US$ 5.500 per troy ons.
Dengan asumsi harga emas spot internasional berada di level US$ 5.500, harga emas Antam (ANTM) diperkirakan berkisar Rp 3,15 juta per gram.
Menurut Lukman, kenaikan harga emas saat ini didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian global. Lonjakan harga dalam setahun terakhir juga tidak terlepas dari antisipasi pelaku pasar terhadap berbagai kebijakan perdagangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






