Harga CPO Melejit, Sentuh Level Tertinggi Sebulan
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) melejit pada Kamis (5/3/2026). Kenaikan ini mendorong harga CPO mencapai level tertinggi dalam sebulan terakhir, didukung lonjakan harga minyak mentah dunia.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Kamis (5/3/2026), kontrak berjangka CPO untuk Maret 2026 naik 25 Ringgit Malaysia menjadi 4.096 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO April 2026 melejit 25 Ringgit Malaysia menjadi 4.180 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO Mei 2026 terkerek 28 Ringgit Malaysia menjadi 4.207 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Juni 2026 melonjak 29 Ringgit Malaysia menjadi 4.218 Ringgit Malaysia per ton.
Kontrak berjangka CPO Juli 2026 naik 29 Ringgit Malaysia menjadi 4.217 Ringgit Malaysia per ton. Sedangkan Kontrak berjangka CPO Agustus 2026 meningkat 28 Ringgit Malaysia menjadi 4.208 Ringgit Malaysia per ton.
Dikutip dari TradingView, sepanjang sesi perdagangan, harga CPO bahkan sempat menyentuh 4.268 ringgit per ton, yang menjadi level tertinggi sejak 30 Januari, setelah sebelumnya sempat melemah pada awal perdagangan.
Kepala Riset Komoditas Sunvin Group yang berbasis di Mumbai, Anilkumar Bagani, mengatakan pemulihan harga CPO terjadi setelah perubahan dinamika harga di pasar minyak nabati.
“Kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia berhasil bangkit dari pelemahan awal. Pemulihan ini terjadi karena harga minyak sawit kini berada pada posisi diskon terhadap gasoil, setelah harga gasoil melonjak tajam akibat ketegangan di Timur Tengah,” ujar Bagani.
Gangguan Pengiriman
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






