Minggu, 5 April 2026

Pedagang Emas Tertekan Dampak Perang, Beri Diskon Besar-besaran

Penulis : Natasha Khairunisa
7 Mar 2026 | 19:00 WIB
BAGIKAN
Emas batangan. (Foto: AP)
Emas batangan. (Foto: AP)

JAKARTA, investor.id - Hambatan ekspor imbas perang di Iran mendorong para pedagang emas di Dubai mengubah skema penjualan dengan diskon besar-besaran.

Dikutip dari Mining.com, Sabtu (7/3/2026), sebagian besar pembeli impor emas dari Dubai dilaporkan telah menarik diri dari pesanan baru, karena tidak bersedia membayar biaya pengiriman dan asuransi yang sangat tinggi tanpa jaminan pengiriman tepat waktu.

Akibatnya, para pedagang menawarkan diskon harga hingga US$ 30 per troy ons dari patokan global di London.

ADVERTISEMENT

Sejumlah sumber juga menyebut bahwa beberapa pengiriman emas masih tertahan di Dubai, meskipun beberapa emas batangan telah dimuat ke penerbangan yang berangkat sejak pertengahan minggu ini.

Uni Emirat Arab, khususnya Dubai, dikenal sebagai pusat penting untuk pemurnian dan ekspor emas batangan ke pembeli di seluruh Asia, serta sebagai jalur pengiriman dari Swiss, Inggris, dan beberapa negara Afrika.

Emas biasanya diangkut di ruang kargo pesawat penumpang.

Saat ini, wilayah udara kawasan tersebut sedang ditutup menyusul perang AS-Israel dengan Iran yang telah berlangsung selama tujuh hari tanpa tanda-tanda penyelesaian.

Para pedagang dan perusahaan logistik juga dilaporkan enggan mengangkut kargo bernilai tinggi melalui darat ke bandara di negara-negara seperti Arab Saudi dan Oman, karena risiko dan komplikasi yang terlibat, terutama saat melintasi perbatasan darat.

“Beberapa pengiriman kargo tertunda atau terhenti, menyebabkan kekurangan pasokan emas fisik di India dalam jangka pendek,” kata Renisha Chainani, kepala penelitian di Augmont Enterprises Ltd, salah satu dealer emas terbesar di India.

“Saat ini, stok emas masih mencukupi. Tetapi jika ini berlanjut selama beberapa bulan, maka akan timbul masalah," ungkap Chirag Sheth, konsultan utama untuk Asia Selatan di Metals Focus.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia