Minggu, 21 Juni 2026

Konsumen Emas Terbesar Dunia Mulai Tertekan 

Penulis : Natasha Khairunisa
7 Mar 2026 | 05:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc/aa)
Ilustrasi emas batangan. (Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc/aa)

JAKARTA, investor.id - Permintaan emas fisik di salah satu negara konsumen emas terbesar dunia mulai menurun imbas fluktuasi harga di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah.

Dikutip dari Yahoo! Finance, Sabtu (7/3/2026) pembeli emas di India dikabarkan menyusut seiring lonjakan harga global yang dipicu oleh penutupan aktivitas penerbangan di sejumlah negara Timur Tengah, setelah pecahnya konflik AS-Israel dengan Iran.

Kondisi tersebut memperkecil ruang pengenaan diskon terhadap harga emas di pasar lokal India.

ADVERTISEMENT

"Pembeli ritel (di India) kesulitan untuk mencerna kenaikan harga yang besar. Pada level ini, membeli emas menjadi tidak terjangkau," kata Varghese Alukka, direktur pelaksana perusahaan perhiasan Jos Alukkas, yang berbasis di Thrissur di negara bagian Kerala selatan.

Harga emas domestik di India kini diperdagangkan sekitar 160.000 rupee (US$ 1.745) per 10 gram, setelah naik menjadi 169.880 rupee awal minggu ini.

Para pedagang emas batangan di negara tersebut kini menawarkan diskon hingga US$ 28 per troy ons dari harga emas domestik resmi minggu ini, termasuk bea impor 6% dan bea penjualan 3%, dibandingkan dengan diskon minggu lalu sebesar US$ 65.

"Permintaan musim pernikahan masih lemah. Pembeli menunda pembelian karena harga sangat fluktuatif," tambahnya. Di India, acara pernikahan menjadi pendorong utama pembelian emas, dengan perhiasan menjadi bagian penting dari busana pengantin perempuan sekaligus menjadi hadiah umum dari keluarga dan tamu.

Diwartakan sebelumnya, tiga sumber terkait industri emas di Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan bahwa arus masuk dan keluar emas fisik di pusat perdagangan Dubai diantisipasi terhambat dalam beberapa hari mendatang. 

Gangguan ini menyusul rentetan pembatalan penerbangan internasional di Dubai dan Abu Dhabi, menyusul pecahnya konflik AS-Israel vs Iran pada Sabtu lalu (28/2).

“Sepertinya sebagian besar, jika tidak semua, maskapai penerbangan telah membatalkan penerbangan mereka, jadi tidak akan ada pergerakan emas selama beberapa hari,” kata salah satu sumber pedagang emas di Dubai, dikutip dari Mining.com.

Sebagai informasi, pusat perdagangan Dubai dikenal sebagai pemasok emas utama ke Swiss, Hong Kong, dan India, yang juga merupakan konsumen terbesar logam mulia tersebut. Ekspor emas dari Dubai umumnya diangkut melalui pesawat karena masalah keamanan dan asuransi yang berasal dari rasio nilai terhadap beratnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia