Profil Friderica Widyasari Dewi: Srikandi Pertama yang Kini Nakhodai OJK
JAKARTA, investor.id - Komisi XI DPR RI resmi menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026. Penetapan ini dilakukan usai rangkaian fit and proper test pada Rabu (11/3/2026).
Friderica, atau yang akrab disapa Kiki, mengukir sejarah sebagai sosok wanita pertama yang menahkodai OJK sejak didirikan pada 2012 lalu. Ia memiliki rekam jejak panjang dan komprehensif di jantung sektor keuangan nasional.
Lahir di Cepu pada 28 November 1975, wanita berusia 50 tahun ini merupakan kombinasi langka antara praktisi pasar modal, akademisi berpredikat cumlaude, dan birokrat yang vokal dalam perlindungan konsumen.
Karier dan Kepemimpinan
Kiki memulai pijakan kuatnya di industri jasa keuangan selama lebih dari satu dekade di Bursa Efek Indonesia (BEI). Puncaknya, ia menjabat sebagai Direktur Pengembangan BEI (2009-2015). Kariernya terus menanjak di berbagai institusi S-Self Regulatory Organization (SRO) dan korporasi besar. Berikut rinciannya:
- 2009 – 2015: Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
- 2015– 2016: Direktur Keuangan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
- 2016 – 2019: Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
- 2020 – 2022: Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas
- 2023 – Saat ini: Anggota Komite Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat
- 2023 – Saat ini: Koordinator Dewan Pembina Satuan Tugas Pemberantasan
- AktivitasKeuangan Ilegal (SATGAS PASTI) dan IndonesiaAnti Scam Centre (IASC)
- 2022 – 2026: Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK
- 2026: Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Kiprah Internasional dan Pendidikan
Ketajaman visinya juga diakui secara global melalui keterlibatannya di berbagai organisasi internasional, di antaranya sebagai Governing Council pada FinCoNet dan Advisory Board pada The OECD International Network on Financial Education (OECD/INFE).
Di sisi akademis, ia merupakan doktor lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan predikat Cumlaude pada 2009. Ia juga merupakan penulis aktif yang menelurkan buku-buku strategis seperti "Pengawasan Market Conduct: A Game Changer" yang menjadi rujukan dalam perlindungan konsumen keuangan.
Penghargaan
Sepanjang tahun 2025, Kiki memborong berbagai penghargaan prestisius yang menegaskan posisinya sebagai pemimpin perempuan paling berpengaruh di sektor keuangan, antara lain:
- Indonesia Outstanding Women Leader in Financial Services (CNN Indonesia).
- The Most Outstanding Woman 2025 (Infobank).
- BIG 40 Awards: Consumer Protection Governance Strategist (Bisnis Indonesia).
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






