OJK Bakal Terbitkan ETF Emas
JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dikabarkan akan menerbitkan Exchange Traded Fund (ETF) emas. Instrumen ini memungkinkan investasi emas fisik/digital melalui bursa dengan lebih transparan dan aman.
Dalam konferensi pers, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi menyampaikan bahwa rencana penerbitan ETF emas saat ini sudah memasuki tahap implementasi.
Baca Juga:
ETF Emas Lagi-lagi Kebanjiran Cuan“Baru-baru ini kita sudah menerbitkan dan memberlakukan ketentuan yang terkait dengan penerbitan ETF emas yang sudah masuk tahap implementasi,” kata Hasan saat menggelar konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (2/4/2026).
Selain itu, Hasan juga menyebutkan pihaknya juga akan mengembangkan program investasi berkala untuk instrumen reksa dana. Kedua instrumen ini diharapkan dapat memperluas basis investor ritel dan mendorong pendalaman pasar modal domestik.
Ia melanjutkan, OJK bersama self-regulatory organization (SRO) dan seluruh stakeholders akan terus mendorong pendalaman pasar ke depan. Hal ini tentunya dilakukan secara berimbang, baik dari sisi penawaran/suplai maupun permintaan/demand.
Baca Juga:
Aksi Timbun Emas Berlanjut Lagi“Baik dari sisi motif inovasi-inovasi pengembangan dan juga menyeimbangkan dengan mitigasi risiko dan pelindungan para investor kita,” tambahnya.
Sebelumnya, OJK dan SRO telah menyelesaikan empat inisiatif awal reformasi pasar modal yang berfokus pada transparansi dan penguatan struktur pasar.
Sosialisasi ini disampaikan segenap lembaga otoritas Bursa RI dalam Konferensi Pers Capaian Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (2/4/2026).
Adapun, empat proposal itu memuat poin solusi masalah sebagai berikut:
- Transparansi Data Kepemilikan Saham
- Pengelolaan Risiko Konsentrasi Kepemilikan
- Penguatan Granularity Klasifikasi Investor
- Kebijakan Free Float.
Hasan melanjutkan, dengan selesainya seluruh empat inisiatif awal ini pihaknya kembali menegaskan bahwa reformasi yang kita gulirkan sejak awal Februari 2026 dipastikan akan terus bersifat konkret, terukur, dan terus selaras dengan best practice di regional dan global.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






