Minggu, 5 April 2026

Mengulik Tren Permintaan Emas Domestik

Penulis : Natasha Khairunisa
12 Mar 2026 | 13:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Foto: Dario Pignatelli/ Bloomberg/ Getty Images)
Ilustrasi emas batangan. (Foto: Dario Pignatelli/ Bloomberg/ Getty Images)

JAKARTA, investor.id - Hartadinata Abadi (HRTA) mengungkapkan bahwa momentum musiman turut memperkuat permintaan emas di dalam negeri. Momen ini yaitu Perayaan Tahun Baru Imlek yang berdekatan dengan Ramadan dan Idul Fitri yang secara tradisional menjadi periode peningkatan pembelian emas, baik dalam bentuk perhiasan maupun emas batangan.

Direktur Investor Relations HRTA, Thendra Crisnanda mengatakan, faktor musiman ini sering kali memberikan dorongan tambahan bagi permintaan emas di pasar domestik.

“Menjelang Ramadan dan Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan aktivitas pembelian emas. Selain sebagai hadiah, masyarakat juga semakin melihat emas sebagai salah satu cara menabung untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang,” ungkap Thendra dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (12/3/2026).

ADVERTISEMENT

Harga emas sendiri mempertahankan posisi di kisaran US$ 5.100 per troy ons pekan ini, dan harga logam mulia Antam (ANTM) di kisaran Rp 3.000.000 per gram.

"Kenaikan harga emas di pasar domestik juga dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar rupiah. Bank Indonesia mencatat rupiah berada pada kondisi undervalued di tengah ketidakpastian global, sehingga pelemahan mata uang ini turut membuat harga emas menjadi lebih tinggi dalam rupiah meskipun perubahan fundamental di pasar emas global tidak terlalu besar," papar Thendra. 

Selain permintaan masyarakat, tren akumulasi emas oleh bank sentral juga menunjukkan sinyal kuat.

Thendra menyoroti langkah Bank Indonesia melakukan pembelian 7 ton emas ke dalam cadangan nasional sepanjang 2025, sehingga total cadangan emas nasional mencapai 85 ton pada akhir tahun tersebut.

"Pembelian kembali sekitar 2 ton emas pada Januari 2026 menandakan meningkatnya kepercayaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai dalam cadangan negara," sebutnya.

“Dengan kombinasi faktor geopolitik, kebijakan moneter, serta momentum permintaan domestik menjelang Ramadan, emas diperkirakan akan tetap menjadi pilihan asset lindung nilai bagi masyarakat untuk ditabung dalam jangka panjang,” kata Thendra.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia