Minggu, 5 April 2026

Harga Emas Rontok Lebih dari 1%, Tertekan Penguatan Dolar AS

Penulis : Indah Handayani
13 Mar 2026 | 03:52 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Foto: AP/ Sakchai Lalit)
Ilustrasi emas. (Foto: AP/ Sakchai Lalit)

NEW YORK, investor.idHarga emas dunia rontok lebih dari 1% pada perdagangan Kamis (12/3/2026). Pelemahan ini dipicu penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta berkurangnya harapan pemangkasan suku bunga The Fed, di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi akibat konflik yang melibatkan Iran.

Harga emas anjlok 1,85% ke level US$ 5.080,9 per ons troi. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April jatuh 1,82% ke US$ 5.084,46 per ons.

Penguatan dolar AS yang berlanjut selama tiga sesi berturut-turut menjadi salah satu faktor utama yang menekan harga logam mulia. Dolar yang lebih kuat membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain.

ADVERTISEMENT

Kepala strategi pasar Blue Line Futures Phillip Streible mengatakan, penguatan indeks dolar, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury), serta berkurangnya peluang pemangkasan suku bunga menjadi faktor negatif bagi emas.

Namun, lanjutnya, ketegangan geopolitik di Timur Tengah tetap memicu aliran dana ke aset safe haven seperti emas.

“Indeks dolar yang lebih tinggi, kenaikan imbal hasil obligasi, dan minimnya peluang pemangkasan suku bunga menjadi faktor penekan emas. Namun konflik di Timur Tengah juga mendorong sebagian investor mencari perlindungan pada aset safe haven,” ujarnya.

Ketegangan di kawasan meningkat setelah dua kapal tanker dilaporkan terbakar di perairan Irak dalam insiden yang diduga sebagai eskalasi serangan Iran terhadap jalur energi di Timur Tengah. Peristiwa ini mendorong harga minyak dunia melonjak tajam.

Pemimpin tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, juga menyatakan negaranya akan membalas kematian para martirnya, mempertahankan penutupan Selat Hormuz, serta menyerang pangkalan militer AS.

Dampak Harga Minyak

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia