Saham Merdeka Gold (EMAS) Bisa Mentok ke Sini
EMAS juga melaporkan peningkatan signifikan mineral resources (sumber daya mineral) dan ore reserves (cadangan bijih) konsolidasi per 31 Desember 2025.
Berdasarkan estimasi terbaru per 31 Desember 2025, total ore reserves perseroan meningkat menjadi 203,1 juta ton bijih dengan kadar rata-rata 0,79 g/t emas, yang mengandung sekitar 5,2 juta ounces emas.
Baca Juga:
Ada Aksi Timbun Emas LagiAngka tersebut meningkat signifikan dibandingkan ore reserve yang dilaporkan EMAS pada Oktober 2025 sebesar 190,3 juta ton bijih yang mengandung 4,8 juta ounces emas dan ore reserve akhir 2024 sebanyak 77,5 juta ton dengan kandungan sekitar 1,9 juta ounces emas.
“Perseroan menargetkan produksi sekitar 100.000–115.000 ounces emas pada 2026, seiring percepatan pengembangan fasilitas pengolahan dan optimalisasi operasi tambang,” kata Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), Boyke Poerbaya Abidin dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).
Sementara itu, Indo Premier Sekuritas dalam risetnya menaikkan target pertumbuhan laba bersih EMAS pada 2026 dan 2027 sebesar 49% dan 86% dari sebelumnya US$ 97 juta dan US$ 131 juta menjadi US$ 144 juta dan US$ 244 juta.
Indo Premier Sekuritas juga menaikkan target harga saham EMAS berdasarkan metode arus kas terdiskonto (discounted cash flow/DCF) menjadi Rp 9.000.
Target tersebut telah mempertimbangkan input ore yang lebih tinggi pada 2026-2027, penyelesaian CIL lebih cepat, serta harga emas yang lebih tinggi.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






