Minggu, 21 Juni 2026

Platform Emas Digital jadi Inovasi Baru WGC 

Penulis : Natasha Khairunisa
21 Mar 2026 | 14:05 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi platform emas digital. (Foto: AP/ Jae C. Hong)
Ilustrasi platform emas digital. (Foto: AP/ Jae C. Hong)

JAKARTA, investor.id - World Gold Council (WGC) meluncurkan infrastruktur pasar yang dirancang untuk mendukung pengembang emas digital.

Dikutip dari Mining, Sabtu (21/3/2026) platform terbuka yang dinamai “Gold as a Service” ini dirancang untuk menghubungkan penyimpanan fisik emas dengan sistem digital yang digunakan untuk menerbitkan dan mengelola produk berbasis emas.

Dengan menstandarisasi proses penting seperti koordinasi penyimpanan, rekonsiliasi, kepatuhan, dan penebusan, model ini bertujuan untuk mengurangi kompleksitas operasional, meningkatkan akses, dan memungkinkan konsistensi yang lebih besar di seluruh produk emas digital, kata WGC.

ADVERTISEMENT

Makalah WGC membeberkan, bahwa emas telah mengalami digitalisasi yang signifikan, dengan perdagangan, kliring, dan pencatatan yang sebagian besar elektronik, serta semakin banyak produk emas digital seperti token.

Namun terlepas dari inovasi ini, emas digital masih terbatas karena kendala struktural. Peluncuran dan pengoperasian produk emas digital tetap kompleks, dengan standardisasi yang terbatas dan fungibilitas yang berkurang membatasi kemampuannya untuk berintegrasi dengan sistem keuangan modern.

WGC menekankan, Gold as a Service diusulkan sebagai respons terhadap tantangan tersebut. Dengan mengakui sifat fisik emas, platform itu dirancang untuk memodernisasi bagaimana emas berintegrasi dengan ekosistem keuangan digital yang semakin berkembang, sambil tetap mempertahankan atribut dasar aset yang telah menopang peran dan relevansinya selama ribuan tahun.

Fitur utama platform ini meliputi: penerbitan dan pengelolaan produk yang lancar, kemudahan perdagangan, kepercayaan dan jaminan yang tertanam, interoperabilitas sejak awal, dan utilitas yang lebih luas.

“Layanan keuangan sedang mengalami transformasi digital yang cepat dan menyeluruh, dan emas juga harus berevolusi untuk mempertahankan perannya dalam sistem keuangan global,” kata CEO WGC, David Tait.

Gold as a Service adalah langkah terbaru dalam program inovasi emas digital World Gold Council, yang dirancang untuk memperkuat kepercayaan, transparansi, dan efisiensi pasar," tuturnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia