Harga Bitcoin (BTC) Turun, tapi Masih Lebih Tangguh dari Emas
JAKARTA, investor.id – Pasar kripto terkoreksi pada perdagangan Minggu (22/3/2026) pagi. Harga Bitcoin (BTC) turun seiring tekanan yang juga terjadi pada sejumlah aset kripto utama. Meski demikian. Bitcoin diam-diam tangguh di saat harga emas runtuh sejak eskalasi konflik di Timur Tengah.
Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 10.00 WIB, kapitalisasi pasar kripto global jatuh 1,86% menjadi US$ 2,38 triliun. Harga Bitcoin (BTC) hari ini anjlok 2,09 % ke US$ 69.251 per koin atau sekitar Rp 16.956 miliar (kurs Rp 16.956).
Indeks CoinDesk 20 yang mencerminkan pergerakan 20 aset kripto terbesar jatuh 1,6%. Dengan Ethereum ambles 2,43% ke US$ 2.102, Binance (BNB) terkoreksi 1,26% ke US$ 634, Solana (SOL) melemah 2,56 ke US$ 88, Dogecoin (DOGE) turun 2,96% ke US$ 0,09, dan XRP tergelincir 2,13% ke US$ 1,41.
Dikutip dari TradingView, meski terkoreksi, harga bitcoin diam-diam menguat saat emas justru runtuh. Kontras ini menjadi salah satu cerita paling mencolok dari eskalasi konflik di Timur Tengah dalam beberapa pekan terakhir. Dua aset yang selama ini kerap dibandingkan sebagai penyimpan nilai itu kini bergerak berlawanan arah sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada akhir Februari.
Sejak serangan awal tersebut, Bitcoin telah naik lebih dari 11% ke sekitar US$70.650. Sementara itu, emas turun lebih dari 12% dari puncaknya. Sejumlah laporan menunjukkan mata uang kripto ini mampu bertahan lebih baik dari perkiraan di tengah tekanan perang yang meluas, sebuah kinerja yang menarik perhatian pelaku pasar keuangan yang masih mencoba memahami dampak ekonomi dari konflik tersebut.
Penurunan emas semakin tajam pekan ini. Logam mulia itu merosot 3,4% pada Jumat saja, ditutup di kisaran US$ 4.480 per ons troi. Sepanjang pekan 16–20 Maret, penurunannya mencapai 10%, terbesar sejak 1983, berdasarkan data yang dikonfirmasi TradingView.
Penurunan ini bahkan melampaui koreksi tajam pada akhir Januari, ketika emas anjlok ratusan dolar dalam hitungan hari dan menghapus lebih dari US$2 triliun nilai pasar dalam beberapa pekan setelah sempat menyentuh US$ 5.500 per ons troi.
Kejatuhan pada Januari mengejutkan investor. Namun, penurunan kali ini kemungkinan lebih mengguncang.
Sinyal The Fed Tekan Emas
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






